SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Persik Kediri kembali melakukan perombakan besar-besaran pada komposisi skuadnya menjelang bergulirnya kompetisi musim baru.
Manajemen tim berjuluk Macan Putih tersebut resmi mengakhiri kerja sama dengan enam pemain muda yang selama ini menjadi bagian dari tim utama.
Langkah berani ini diambil sebagai bagian dari evaluasi total dan penataan ulang kekuatan tim untuk menghadapi ketatnya persaingan ke depan.
Keenam pemain muda yang resmi dilepas Persik Kediri adalah Rifqi Ray Farandi, Haikal Riza, Hugo Samir, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani Lubis, dan Zidane Afreza.
Dari enam nama yang didepak, dua di antaranya merupakan pemain lulusan Elite Pro Academy (EPA) Persik Kediri yang berhasil menembus tim senior, yakni Haikal Riza dan Zidane Afreza.
Keduanya mendapat kesempatan promosi pada musim lalu setelah menunjukkan perkembangan yang positif di level pembinaan internal.
Haikal Riza sendiri bergabung dengan EPA Persik sejak tahun 2022 dan menjalani musim debutnya bersama tim utama pada kompetisi Super League 2025/2026.
Demi menambah jam terbang, Haikal kemudian sempat dipinjamkan ke Persela Lamongan pada pertengahan musim, di mana ia berhasil mencatatkan sembilan kali penampilan di kompetisi Championship.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi perkembangan kariernya di masa mendatang.
Sementara itu, Zidane Afreza yang berposisi sebagai penjaga gawang berusia 20 tahun, juga merupakan salah satu produk pembinaan internal yang mendapat promosi ke skuad senior pada musim lalu sebelum akhirnya harus mengakhiri kebersamaan dengan Persik.
Kemudian ada bek berusia 22 tahun, Zikri Ferdiansyah, yang bergabung pada musim 2024/2025 dan sempat dipinjamkan ke PSMS Medan pada awal musim 2025/2026 untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Gelandang muda Aulia Ramadhani Lubis juga masuk dalam daftar rombakan; setelah direkrut pada awal musim 2025/2026, ia langsung menjalani masa peminjaman bersama Persikad Depok guna menambah pengalaman kompetitifnya.
Di sisi lain, Rifqi Ray Farandi menjadi salah satu pemain muda yang sebenarnya cukup banyak mendapat menit bermain bersama Persik Kediri.
Selama dua musim terakhir, pemain yang mampu beroperasi sebagai bek kiri maupun sayap kanan itu sukses mencatatkan 24 penampilan dan menyumbangkan satu gol.
Performa apik Rifqi bahkan sempat mengantarkannya memperkuat Timnas Indonesia U-23 pada ajang SEA Games 2025 di Thailand.
Nama besar lainnya yang turut berpisah dengan Macan Putih adalah Hugo Samir.
Pemain yang bergabung pada musim 2024/2025 itu telah mengoleksi 21 penampilan bersama Persik Kediri, sebelum sempat dipinjamkan ke Persiku Kudus dan tampil dalam sembilan pertandingan.
Manajer tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi seluruh pemain muda yang meninggalkan klub tersebut pada Rabu (24/6/2026).
"Mereka adalah pemain muda yang punya potensi besar. Masing-masing punya kesempatan besar untuk berkembang di masa depan," katanya.
Baca juga: Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Tinggal Tunggu Paripurna dan Keppres Presiden Prabowo
Rachmad pun menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk kelanjutan karier para pemain tersebut di luar Kediri.
"Harapan terbaik untuk karir sepakbola mereka selanjutnya. Semua pihak di klub berterimakasih atas perjuangan dan dedikasinya selama berkostum Persik Kediri," ujarnya.
Sebelum mengumumkan pelepasan massal enam pemain mudanya, Persik Kediri sudah lebih dulu resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang berpengalaman, Syahrian Abimanyu.
Pemain yang didatangkan dari Persija Jakarta pada awal musim lalu itu dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Macan Putih.
Selama membela Persik Kediri, Abimanyu merupakan salah satu opsi andalan di sektor lini tengah.
Kehadirannya sempat diharapkan mampu menambah keseimbangan permainan tim berkat segudang pengalaman yang dimilikinya di level kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.
Pada ajang Super League 2025/2026, pemain yang akrab disapa Abimanyu tersebut tercatat tampil dalam 11 pertandingan bersama Persik Kediri.
Baca juga: Uji Mental Lewat Skuad Muda Persebaya U-17, BUFA Jombang Ingin Cetak Pemain Berkaliber Timnas
Dari jumlah penampilannya itu, pemain bernomor punggung 17 ini lebih banyak diplot sebagai gelandang tengah maupun gelandang bertahan.
Perannya terhitung cukup penting dalam membantu transisi permainan serta menjaga kedalaman lini tengah tim.
Manajemen Persik Kediri pun menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi yang telah diberikan Abimanyu selama memperkuat tim.
Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menilai Abimanyu sebagai sosok yang memiliki kemampuan membaca permainan dengan sangat baik dan mampu memberikan dampak positif.
"Syahrian Abimanyu merupakan sosok pemain yang visioner. Kami sangat berterima kasih atas kerja keras yang diperlihatkan Syahrian Abimanyu selama ini," kata Rachmad pada Kamis (18/6/2026).
Menurut Rachmad, profesionalisme serta dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh Abimanyu selama berada di Persik Kediri menjadi nilai tersendiri yang sangat patut diapresiasi oleh klub.
Meski kini harus berpisah jalan, manajemen Persik Kediri tetap menaruh harapan besar terhadap perkembangan karier pemain berusia 27 tahun tersebut di masa depan.
"Kami berharap di klub barunya nanti Abimanyu dapat terus menunjukkan perkembangan yang positif dan meraih performa yang lebih baik lagi," pungkas Rachmad menutup pernyataannya.