Isu terkait aksi demonstrasi kini tengah menjadi sorotan setelah munculnya pengakuan massa mendapatkan bayaran.
Dua pengakuan itu diungkap oleh sosok emak-emak saat mengikuti demo dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pernyataan dari Ketua BEM FH UBK non-aktif.
Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli merespons terkait isu yang tengah hangat di kalangan masyarakat tersebut, Selasa (23/6/2026).
Ia mengakui bahwa partainya justru mendapatkan serangan dari sejumlah parpol akibat isu tersebut.
Guntur menyesalkan sejumlah sikap yang ditujukan kepada partai berlambang banteng tersebut.
Politisi itu lantas mengkritisi bahwa sejumlah peristiwa dalam serangkaian aksi itu menunjukkan betapa murahnya pembenaran di dalam negeri ini.
Pasalnya, kritik mahasiswa dapat dibungkam dengan uang.
Menurutnya, demokrasi Indonesia saat ini sedang tidak dalam kondisi yang baik.
Kekuasaan saat ini disebut berhasil menjinakkan nalar kritis dengan cara yang primitif.