Tembok DPRD Sulbar Dicoret Massa Aksi, Munandar: Itu Hal yang Biasa
Abd Rahman June 24, 2026 12:47 PM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Barat menjadi sasaran aksi saat demonstrasi sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, Selasa (23/6/2026).

Pantauan di lokasi, sejumlah tulisan bernada kritik terlihat dicoretkan pada dinding dan beberapa bagian gedung DPRD Sulbar.

Coretan tersebut tampak di tiang teras gedung dengan tinta berwarna merah, disertai sejumlah tanda silang di area depan tembok.

Selain itu, akibat pembakaran ban bekas dalam aksi tersebut, plafon teras gedung DPRD Sulbar juga terlihat menghitam di beberapa titik.

Baca juga: Pasangakayu Banjir Durian, Harga Hanya Rp5 Ribu per Biji

Baca juga: Puasa Asyura 2026, Jadwal, Keutamaan, dan Anjuran Rasulullah SAW di Bulan Muharram

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Barat, Munandar Wijaya, menilai aksi pencoretan yang dilakukan massa demonstrasi merupakan bagian dari dinamika penyampaian aspirasi di ruang publik.

“Bagi saya itu hal yang biasa dan mungkin terjadi karena adik-adik mahasiswa dari Cipayung tidak menerima karena mengharapkan empat pimpinan DPRD hadir, sementara hanya saya yang ada,” kata Munandar kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (24/6/2026).

Ia menegaskan, aksi tersebut tidak perlu dipersoalkan secara berlebihan karena merupakan bentuk ekspresi dalam sistem demokrasi.

Munandar juga menilai, penyampaian aspirasi melalui aksi demonstrasi adalah hal yang wajar selama masih dalam koridor kebebasan berpendapat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.