TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan kondisi cuaca yang tidak biasa melanda wilayah Sumatera Utara (Sumut) sepanjang pekan ini.
Mulai tanggal 22 hingga 29 Juni 2026, masyarakat di provinsi ini diprediksi akan merasakan paparan udara panas yang menyengat pada siang hari, yang kemudian berganti drastis menjadi hujan deras disertai angin kencang pada sore hingga malam hari.
Dipicu Dua Faktor Atmosfer yang Bertolak Belakang
Ketua Tim Sistem Peringatan Dini Balai Besar MKG Wilayah I Medan, Martha Rosefina Manurung, mengungkapkan bahwa fenomena unik ini dipicu oleh dua faktor atmosfer yang saling bertolak belakang, yaitu Monsun Australia dan Gelombang Kelvin.
Monsun Australia yang membawa massa udara kering menjadi biang keladi minimnya pertumbuhan awan pada pagi hingga siang hari. Akibatnya, cuaca didominasi cerah berawan dengan suhu udara yang terasa jauh lebih terik dari biasanya.
Namun, memasuki sore dan malam hari, situasi berbalik akibat aktifnya Gelombang Kelvin serta adanya belokan angin (shearline) yang mendukung proses pengangkatan massa udara.
"Dalam sepekan ke depan, kondisi cuaca di Sumut diperkirakan masih dipengaruhi oleh adanya belokan angin yang mendukung proses pengangkatan massa udara dan pembentukan awan hujan," ujar Martha, Rabu (24/6/2026).
Suhu Selat Malaka Hangat Picu Awan Konvektif Mendadak
Faktor lain yang memperparah kondisi ini adalah suhu permukaan laut di Selat Malaka dan perairan barat Sumut yang terpantau masih relatif hangat. Kondisi tersebut memicu peningkatan kandungan uap air secara signifikan di atmosfer.
"Perbedaan pemanasan yang cukup signifikan antara siang dan malam hari inilah yang kemudian memicu pertumbuhan awan konvektif secara tiba-tiba pada sore hingga malam hari," jelas Martha.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Hujan yang turun pada malam hari berpotensi besar disertai amukan petir dan angin kencang yang bersifat lokal serta terjadi secara mendadak.
Daftar Wilayah Sumut yang Berpotensi Terdampak
Pihak BMKG merilis daftar hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumut yang berpotensi mengalami guyuran hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, antara lain:
(cr9/tribun-medan.com)