Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Insiden kecelakaan tunggal kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Sebuah truk muatan pakan ayam mengalami kerusakan parah pada bagian depan setelah hilang kendali dan menghantam keras pembatas Jembatan Sungai Catakbanteng di Jalan Raya Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Rabu (24/6/2026) pagi.
Peristiwa truk tabrak jembatan yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tersebut sempat memicu kemacetan dan antrean panjang kendaraan di sepanjang jalur lintas Mojowarno lantaran sebagian badan jalan tertutup oleh posisi kendaraan yang melintang.
Berdasarkan data yang dihimpun, truk jenis Mitsubishi dengan nomor polisi AG 9140 DA itu dikemudikan oleh Dimas Yuda Musprastyo (25), seorang pemuda asal Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Sebelum kecelakaan, truk diketahui tengah melaju dari arah utara menuju ke arah selatan.
Baca juga: Tolak PHK Massal dan Outsourcing, Karyawan Pabrik Plywood Jombang Geruduk Kantor Pemkab
Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Wanto (40), membeberkan bahwa truk semula tampak berjalan normal dari kejauhan. Namun, begitu roda kendaraan mulai menapak di atas area jembatan, truk mendadak oleng secara mendadak ke sisi kiri luar jalur.
"Truknya melaju dari utara, tiba-tiba pas di atas jembatan langsung oleng dan menghantam pembatas jembatan dengan suara benturan yang cukup keras," ujar Wanto saat memberikan keterangan di tempat kejadian.
Kerasnya benturan mengakibatkan kabin bagian depan truk ringsek berat. Posisi as roda depan kendaraan bahkan sampai tersangkut di atas beton pembatas sungai. Beruntung, mukjizat masih berpihak pada sang sopir yang berhasil keluar dari kabin kemudi tanpa mengalami luka ataupun cedera serius.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya laporan peristiwa kecelakaan menonjol di pagi hari tersebut. Pihaknya memastikan bahwa kejadian ini murni merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan pengendara lain.
"Kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden ini. Pengemudi truk dalam kondisi sehat dan selamat," terang Ipda Siswanto saat dikonfirmasi.
Kendati tidak memakan korban jiwa, proses evakuasi armada truk muatan pakan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Akibat posisi buntut truk yang menutup lajur utama, kendaraan-kendaraan besar yang hendak melintas dari kedua arah terpaksa harus mengantre dan bergantian.
Baca juga: Kecelakaan Dini Hari di Jombang, Bus Sugeng Rahayu Adu Banteng dengan Motor, 1 Pengendara Terluka
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Jombang bersama warga sekitar langsung turun ke jalan untuk melakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas demi mengurai kepadatan, sembari menunggu tibanya kendaraan derek di lokasi.
"Akibat posisi armada pascakecelakaan, antrean kendaraan dari arah utara maupun selatan sempat mengular panjang. Arus lalu lintas baru berangsur normal setelah badan truk berhasil dipindahkan dari lokasi jembatan," tambah Ipda Siswanto.