MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemkot Manado merombak jajaran pejabat tinggi pratama pada Juni 2026.
Sebanyak lima pejabat tinggi Pratama dilantik sepanjang bulan ke-enam tersebut.
Diketahui Bulan Juni sering disebut bulan Bung Karno.
Sang proklamator lahir dan wafat di bulan itu.
Pancasila, karya agung Bung Karno juga diperkenalkan pada Bulan Juni.
Mereka adalah:
Lenda, Meisie, Rollies dan Sofyan dilantik pada Jumat (12/6/2026) di ruang serbaguna kantor Wali Kota Manado.
Sementara Janny dilantik pada Selasa (23/6/2026) di ruang Tolu, kantor Walikota Manado.
Kantor Walikota Manado berada di depan lapangan Sparta Tikala, Kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala, kota Manado, Sulut.
Jaraknya dari Bandar Udara Sam Ratulangi sekira 8 kilometer.
Pelantikan pada Jumat (12/6/2026) berlangsung meriah.
Selain empat pejabat tinggi Pratama, ada 24 pejabat lainnya yang dilantik.
Mereka adalah pejabat administatur dan pengawas.
Sejumlah pejabat memakai jas hitam dengan dasi yang berwarna beragam ; merah, hitam dan biru.
Pejabat lainnya memakai pakaian keki berwarna putih putih.
Ruangan dipadati oleh ASN yang sekedar ingin tahu tentang siapa yang dilantik.
Nama pejabat yang disebut disambut dengan aplaus serta tepuk tangan
M Sofyan salah satu pejabat yang dilantik mengaku jabatan yang ia emban adalah amanah.
"Ini amanah yang harus saya jalankan dengan sebaik baiknya," kata dia.
Sementara pelantikan pejabat pada Selasa di ruang Tolu hanya diikuti seorang pejabat.
Suasana lebih hening.
Tapi terasa lebih khidmat.
Ruang Tolu saat pelantikan Janni ditata minimalis dengan meja utama di bagian timur dan kursi kursi di bagian barat.
Acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Setelah itu, pria berkacamata ini melangkah ke depan.
Mengenakan jas hitam, kameja dalaman putih dan dasi merah, Janni tampak takzim.
Ia berdiri dengan raut wajah tenang mengikuti prosesi.
Saat pembacaan sumpah, Ohy terlihat mengangkat tangan kanan dan mengacungkan jari tengah dan telunjuk ke atas.
Dengan lantang ia mengikuti setiap ucapan Richard Sualang.
Wejangan Sualang di ujung prosesi disimaknya dengan tekun.
Sesekali ia anggukkan kepala. Jabatan Ohy sebelumnya adalah Kabag Kesra.
Ia mengisi posisi Kadis Pertanian yang ditinggalkan M Sofyan yang hengkang ke Dinas Penanaman Modal.
Sualang menyebut, tugas Ohy cukup berat. "Di Manado ini masih ada petani dan nelayan, ini adalah tugas dari kadis baru," kata dia.
Meski berat, ia yakin kapasitas Ohy.
Dia berharap Ohy dapat bekerja dengan baik dengan berorientasi pada pelayanan publik.
"Bekerjalah sesuai tupoksi dengan mengedepankan pelayanan pada masyarakat," kata dia.
Kegiatan itu dihadiri oleh Sekda Manado Steaven Dandel, Asisten 2 Pemkot Manado Atto Bulo serta pejabat Pemkot Manado. (Art)