Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 4 SD Bab 1 Semester 1 Tahun Ajaran 2026/2027
Siti Umnah June 24, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM - Memasuki Semester 1 Tahun Ajaran Baru 2026/2027, perangkat ajar Kurikulum Merdeka di jenjang Sekolah Dasar (SD) kini diarahkan pada peningkatan kualitas pemahaman melalui metode Deep Learning (Pembelajaran Mendalam).

Bagi guru kelas 4 SD (Fase B), mata pelajaran Bahasa Inggris tidak lagi sekadar menuntut siswa menghafal daftar kosakata (vocabulary), melainkan bagaimana membawa bahasa asing tersebut ke dalam ruang komunikasi yang nyata, kontekstual, dan bermakna bagi kehidupan anak sehari-hari.

Pada Bab 1 Semester 1, materi Bahasa Inggris Kelas 4 SD umumnya mengusung tema "What Are You Doing?" (Fokus pada aktivitas sehari-hari menggunakan Present Continuous Tense).

Baca juga: Modul Ajar Deep Learning Pendidikan Pancasila Kelas 4 SD Bab 1 Semester 1 Tahun Ajaran 2026/2027

Agar anak-anak dapat memahami konsep tata bahasa ini secara natural tanpa teori yang menjemukan, pendekatan Deep Learning menjadi solusi terbaik.

Bagi Bapak dan Ibu guru di wilayah Sumatera Selatan yang sedang menyiapkan kelengkapan administrasi PMM (Platform Merdeka Mengajar), berikut kami sajikan rancangan utuh Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 4 SD Semester 1 Bab 1 berbasis Deep Learning.

Komponen Inti Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 4 SD

A. Informasi Umum

Nama Penyusun: [Nama Guru]

Instansi: [Nama Sekolah]

Tahun Penyusunan: 2026

Jenjang/Kelas: SD / 4 (Empat)

Materi Utama: Bab 1 - What Are You Doing? (Action Verbs & Activities)

Alokasi Waktu: 3 x 35 Menit (1 Pertemuan)

B. Kompetensi Awal & Profil Pelajar Pancasila

  • Kompetensi Awal: Siswa sudah mengenal kosakata kata kerja dasar (action verbs) seperti read, write, eat, sleep.
  • Profil Pelajar Pancasila: Mandiri, Kreatif, dan Kebinekaan Global.
  • Sarana & Prasarana: Kartu aktivitas (Activity Cards), properti kelas (buku, tas, botol), laptop, dan proyektor.

C. Langkah Pembelajaran Berbasis Deep Learning (Contextual & Joyful)

Tujuan Pembelajaran (TP):

Melalui metode Total Physical Response (TPR) dan permainan tebak gerakan (Charades), peserta didik mampu mengidentifikasi, merespons, dan mempraktikkan kalimat tanya-jawab mengenai aktivitas yang sedang berlangsung (Present Continuous Tense) secara lisan dan tertulis dengan tepat serta percaya diri.

  • Pertanyaan Pemantik (Memantik Berpikir Mendalam):
  1. "Look at me! What am I doing right now?" (Sembari guru berpura-pura menulis di papan tulis).
  2. "Why do we say reading instead of just read when we are holding a book right now?"
  • Rangkaian Kegiatan Belajar:
  1. Kegiatan Awal (15 Menit):
  • Guru menyapa siswa dengan bahasa Inggris penuh energi ("Good morning, everyone! How's life?").
  • Guru melakukan ice breaking gerakan fisik pendek (meminta siswa melompat, berlari di tempat, lalu membeku) untuk memantik fokus kinetik anak.

2. Kegiatan Inti (75 Menit - Deep Learning Process):

  • Demonstrasi Konseptual (Meaningful Learning): Guru meminta salah satu siswa maju ke depan untuk pura-pura minum. Guru menjelaskan konsep imbuhan -ing secara kontekstual: "He is drinking water rightSekarang." Anak diajak memahami bahwa pola ini dipakai untuk kejadian yang sedang disaksikan mata, bukan sekadar rumus hafalan tertulis.
  • Permainan Tebak Gerakan (The Charades Game): Secara berkelompok, satu perwakilan siswa mengambil kartu aktivitas di meja guru lalu memperagakannya tanpa suara. Anggota kelompok lain harus menebak dengan struktur kalimat utuh: "You are reading a book!" atau "You are sleeping!".
  • Kontekstualisasi LKPD: Siswa mengerjakan lembar kerja mandiri berupa komik pendek rumpang. Mereka harus menuliskan kalimat aktivitas yang sedang dilakukan oleh tokoh-tokoh di dalam gambar situasi sekolah.

3. Kegiatan Penutup (15 Menit):

  • Siswa bersama guru merangkum penggunaan fungsi kata kerja berakhiran -ing.
  • Guru memberikan apresiasi bintang prestasi kepada kelompok yang aktif dan menutup kelas dengan doa bersama.

D. Asesmen Pembelajaran (Authentic Assessment)

  • Asesmen Formatif (Proses): Unjuk kerja langsung (performance) saat siswa memperagakan dan menebak kalimat bahasa Inggris dalam permainan kelompok.
  • Asesmen Sumatif (Hasil): Ketepatan pengisian struktur tata bahasa dan kosakata pada lembar kerja komik rumpang (LKPD).

Keberhasilan Deep Learning dalam pelajaran Bahasa Inggris terletak pada keberanian siswa untuk langsung mempraktikkan bahasa tersebut sebagai alat komunikasi aktif di kelas.

Semoga draf modul ajar ini dapat menyukseskan KBM Anda di tahun ajaran baru.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.