‎Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri : Hadirkan Pembangunan yang Merata
Titis Jati Permata June 24, 2026 01:32 PM

 

‎SURYA.co.id, SURABAYA - ‎Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk tetap melangsungkan pembangunan di tengah tekanan fiskal. Berbagai upaya dilakukan.

‎‎Salah satunya menempuh pembiayaan alternatif demi melangsungkan pembangunan. 

Dengan hitungan yang cermat, diharapkan pembiayaan alternatif ini tidak makin membebani APBD.

‎Selain infrastruktur jalan, proyek penanggulangan banjir juga tetap menjadi prioritas. 
Pembangunan saluran, drainase, bozem, hingga normalisasi saluran terus dikerjakan.

‎"Kami mendukung. Namun kami tetap menekankan bahwa langkah tersebut harus diperkuat melalui pendekatan yang lebih sistematis dan terintegrasi. Terencana dan terukur," kata Syaifuddin Zuhri.

Pemerataan Pembangunan di Kota Surabaya

‎Pimpinan dewan yang akrab disapa Kaji Ipuk ini menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota. 

Menurutnya, pembangunan harus menghadirkan rasa keadilan dan tidak hanya terkonsentrasi pada kawasan tertentu.

‎“Jangan sampai ada kawasan yang terus dipercantik. Sementara kawasan lain belum mendapatkan fasilitas dasar yang sama. Misalnya pembangunan pedestrian yang harus menyebar di sejumlah wilayah," kata Ipuk.

Baca juga: DPRD Surabaya Dorong Musrenbang Jadi Pondasi Pembangunan Berkelanjutan

‎Jalur pedestrian yang aman dan ramah bagi pejalan kaki maupun penyandang disabilitas tidak hanya dibangun di titik tertentu.

Fasilitas publik ini merupakan hak seluruh warga sehingga harus tersedia secara merata.

‎“Kita ingin pembangunan yang dirasakan seluruh warga. Jangan hanya fokus mempercantik titik tertentu, tetapi pastikan semua kawasan mendapatkan perhatian yang sama sesuai kebutuhannya,” tandas Ipuk.

Fokus Kebutuhan Riil Masyarakat

‎Semangat membangun kota dari kampung harus tetap menjadi roh dalam setiap proses Musrenbang. 

Sebab, berbagai persoalan perkotaan pada dasarnya berawal dari lingkungan terkecil yang membutuhkan perhatian dan solusi yang tepat.

‎Di tengah situasi sulit saat ini, sentuhan pembanguan sebaiknya lebih fokus pada kebutuhan riil masyarakat.

Terutama kebutuhan pembangunan skala kampung. Yang hasilnya bisa dirasakan langsung warganya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.