Gandeng PDAM, BPBD Indramayu Siapkan Langkah Antisipasi Penanggulangan Bencana Musim Kemarau
Mutiara Suci Erlanti June 24, 2026 02:32 PM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - BPBD Kabupaten Indramayu tampaknya mulai menyiapkan langkah antisipasi untuk menanggulangi ancaman bencana kekeringan pada musim kemarau seperti sekarang.


Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Indramayu, Agus Yani, mengatakan, jajarannya menggandeng PDAM untuk menyiapkan pasokan air bersih yang akan di salurkan ke wilayah terdampak kekeringan.


Selain itu, menurut dia, armada mobil tangki dan seluruh personel juga telah disiagakan sejak jauh-jauh hari untuk mengantisipasi potensi bencana musim kemarau yang bisa terjadi kapan saja.

Baca juga: Saat Air Bersih Jadi Barang Mewah, Polisi Datang Bawa Harapan ke Argasunya Cirebon


"Kami bersama PDAM juga sudah menyiapkan skenario penanggulangan bencananya," kata Agus Yani saat ditemui di BPBD Kabupaten Indramayu, Jalan Pahlawan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (24/6/2026).


Ia mengatakan, skenarionya ialah saat jajarannya menerima laporan bencana kekeringan bakal langsung mengirimkan air bersih yang dipasok PDAM menggunakan mobil tangki BPBD ke wilayah terdampak.


Pihaknya mengakui, antisipasi semacam itu menindaklanjuti prediksi BMKG mengenai musim kemarau pada tahun ini datang lebih awal, dan curah hujannya diperkirakan lebih rendah dibanding kondisi normal.


"BMKG juga memprediksi puncak musim kemarau berlangsung selama Juli - September 2026, sehingga kami menyiapkan langkah antisipasinya dari jauh-jauh hari," ujar Agus Yani.

Baca juga: Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Majalengka Gandeng PDAM, PMI dan Perusahaan Siapkan Bantuan Air Bersih


Hingga kini, BPBD Kabupaten Indramayu juga belum menerima laporan terkait wilayah yang terdampak kekeringan, dan mengalami krisis air bersih, sehingga belum mulai mendistribusikan bantuan air bersih.


Namun, Agus berharap, bencana kekeringan jangan sampai terjadi di wilayah Kabupaten Indramayu, meski pada dasarnya telah menyiapkan langkah-langkah antisipasinya secara matang.


Ia menyampaikan, potensi bencana kekeringan tetap mengintai wilayah Kabupaten Indramayu, dan dapat terjadi kapan saja, khususnya pada masa puncak musim kemarau.


"Intinya, kami sudah bersiaga, sehingga personel maupun sarana dan prasarana siap dikerahkan saat terjadi bencana kekeringan, meski tidak berharap bencana itu terjadi," kata Agus Yani.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.