Pria yang Sekap dan Aniaya Wanita hingga Buta Ditangkap, Polisi Ungkap Cara Memburunya
Abd Rahman June 24, 2026 02:47 PM

TRIBUN-SULBAR.COM – Pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Pria bernama Taufik Hidayat (30) itu diamankan personel Polda Jawa Barat setelah sempat menjadi buronan selama beberapa hari.

Penangkapan dilakukan setelah polisi menelusuri jejak digital yang ditinggalkan tersangka melalui aktivitas transaksi daring.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Pecahkan Tiga Rekor di Piala Dunia 2026

Baca juga: Pria Tewas Diracuni Pake Sianida oleh Selingkuhannya, Jasadnya Dibuang ke Sungai

Kasus ini menjadi perhatian publik karena korban diduga mengalami penyekapan dan kekerasan berat dalam waktu yang cukup lama.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka serius hingga gangguan penglihatan yang menyebabkan kebutaan.

Selain itu, korban juga mengalami luka pada wajah, kesulitan berbicara, dan tidak dapat berjalan normal.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan mengatakan tersangka telah mengakui seluruh perbuatannya saat diperiksa penyidik.

"Semua yang dia lakukan dia mengakui. Dia juga menyatakan menyesal dan mengaku perbuatannya dilakukan dalam kondisi dipengaruhi konsumsi alkohol," kata Rudi, Selasa (23/6/2026).

Menurut Rudi, petugas menemukan petunjuk penting dari sejumlah transaksi yang dilakukan tersangka pada hari penangkapan.

Berbekal informasi tersebut, tim melakukan penyisiran di kawasan Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Tersangka akhirnya berhasil diamankan pada Selasa malam.

Usai ditangkap, Taufik dibawa ke Polsek Majalaya untuk pemeriksaan awal sebelum dipindahkan ke Polda Jawa Barat.

Polisi juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba terhadap tersangka.

Hasil tes menunjukkan tersangka negatif narkoba.

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban menerima pesan WhatsApp dari orang tak dikenal yang menginformasikan korban berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Saat ini penyidik masih mendalami motif dan kronologi lengkap kasus tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.