Update Laporan Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Rabu 24 Juni 2026 Siang
Muhammad Fatoni June 24, 2026 03:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi dilaporkan mengalami 42 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-45 mm dan lama gempa 35.02-156.15 detik.

Selain itu, tercatat pula 11 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 7-80 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 8.47-20.33 detik.

Hal itu berdasarkan hasil laporan BPPTKG Yogyakarta sepanjang periode pengamatan pagi-siang ini, Rabu (24/6/2026), hingga pukul 12.00 WIB.

Hingga saat ini, Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan Level III (Siaga) untuk gunung berapi aktif di perbatasan DIY dan Jawa Tengah tersebut.

Untuk pengamatan visual, Gunung api tertutup Kabut 0-III. Asap kawah nihil.

Sementara cuaca teramati mendung, angin tenang ke arah utara.

Suhu udara sekitar 20.3-26°C. Kelembaban 77-95.3 persen. Tekanan udara 874-918.3 mmHg.

Baca juga: Laporan Aktivitas Gunung Merapi Rabu 24 Juni 2026 Pagi Ini: Teramati Ada 18 Kali Guguran Lava

Lebih lanjut, BPPTKG Yogyakarta menyampaikan rekomendasi terkait potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Masyarakat juga agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, dan mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.