TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Debit air yang masuk atau inflow Waduk PLTA Koto Panjang melonjak.
Lonjakan terjadi dalam tiga hari terakhir dan cukup fluktuatif.
Berdasarkan pengamatan Tribunpekanbaru.com pada data harian Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, lonjalan mulai terjadi pada mulai terlihat pada Minggu (21/6/2026) malam.
Inflow masih sekitar 60 meter kubik per detik (m3/s) pada Minggu siang.
Naik sampai 300-an m3/s pada pukul 19.00 WIB.
Volume inflow terus meningkat sampai Senin (22/6/2026) pagi.
Kemudian menurun dan kembali ke 300-an m3/s pada Senin siang.
Baca juga: Jumpai Pihak Provinsi, F-Gerindra DPRD Kampar Ungkap Anggaran Perbaikan Jalan Tapung Raya 2026 Nihil
Pada Selasa (23/6), inflow kembali meningkat. Manajer ULPLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah menyebutkan, inflow terbesar sempat mencapai 844,45 m3/s pada Selasa pukul 17.00 WIB.
Menurut dia, peningkatan volume inflow disebabkan curah hujan di sisi hulu. Volume terbedar dari wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat.
"Kalau di sekitaran PLTA (curah hujan) gak begitu (tinggi)," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (24/6/2026).
Lonjakan inflow diikuti kenaikan elevasi waduk. Elevasi meningkat sekitar 30 centimeter sejak Minggu menjadi 81,10 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan masih level normal.
( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)