Jika Skotlandia Kalah 4-0 dari Brasil, Steve Clarke: Saya Takut Digantung
Dwi Setiawan June 24, 2026 03:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah kelakar terlontar dari mulut pelatih Skotlandia, Steve Clarke, yang bisa digantung jika menelan kekalahan telak atas Brasil pada matchday ketiga Piala Dunia 2026 Grup C.

Pertandingan penentu kelolosan 32 Besar Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil dijadwalkan berlangsung di Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Kamis (25/6) pukul 05.00 WIB.

Di atas kertas, timnas Brasil lebih diunggulkan. Sementara skuad asuhan Carlo Ancelotti duduk di peringkat pertama klasemen Grup C berbekal empat poin.

Sementara Skotlandia, dengan raihan tiga angka, berada di peringkat ketiga Grup C. Secara peluang lolos ke 32 Besar, Andy Robertson dan kawan-kawan bisa melalui jalur peringkat tiga terbaik.

JERSEY TIMNAS BRASIL - Foto jersey Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 yang dipajang di Solo Soccer, Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu, 31 Mei 2026
JERSEY TIMNAS BRASIL - Foto jersey Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 yang dipajang di Solo Soccer, Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu, 31 Mei 2026 (Tribunnews.com/Akmal KhoirulHabib)

Atau bahkan tidak menutup kemungkinan, timnas Skotlandia mengejutkan Brasil lewat kemenangan. Sehingga, skuad besutan Steve Clarke bisa melenggang mulus ke 32 Besar via jalur juara atau runner-up Grup C.

Sebagai catatan, dalam partisipasinya di Piala Dunia, Skotlandia belum pernah lolos ke fase gugur.

"Saya melihat Skotlandia itu sebagai kuda hitam di Grup C. Meski bukan favorit, tapi mereka punya karakter yang sangat cocok di turnamen besar karena punya banyak permain berbakat seperti McTominay," kata Football Enthusiast Bayu Ajianto dalam Podcast Super Taktik berjudul: "Prediksi Grup A-F Piala Dunia 2026 & Last Dance Ronaldo vs Messi" di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Perpaduan Humor dan Sikap Realistis Steve Clarke

Pelatih timnas Skotlandia, Steve Clarke, menunjukkan perpaduan antara humor dan sikap realistis ketika membahas peluang timnya menghadapi Brasil di laga penentuan fase grup.

Ia mengakui bahwa kekalahan dengan selisih gol tipis bisa saja tetap menguntungkan bagi Skotlandia dalam perhitungan peluang lolos ke babak berikutnya.

Clarke menjelaskan bahwa mengambil risiko terlalu besar justru bisa berujung petaka bagi timnya.

“Jika saya menyerang habis-habisan lalu kami kalah 4-0, saya takut kalian mungkin akan menggantungku di sarang burung di atas sana," terangnya sembari bercanda.

"Kami sudah mendapatkan poin dari pertandingan pertama dan itu memberikan posisi yang jauh lebih baik untuk menjalani sisa laga di fase grup. Karena itu, kami memahami bahwa kekalahan dengan selisih tipis bisa saja tetap membantu kami,” ujar Clarke.

Baca juga: Bungkam Kritik di Usia 41 Tahun, Privilege Ronaldo yang Jadi Pembeda dengan Messi di Piala Dunia

Meski demikian, pelatih berusia 62 tahun itu menegaskan bahwa Skotlandia tidak datang ke pertandingan dengan mentalitas menyerah atau hanya berharap kalah tipis.

“Tidak ada jaminan apa pun. Kami tidak memasuki pertandingan ini dengan berpikir bagaimana caranya kalah tipis. Pertanyaan yang kami ajukan kepada diri sendiri adalah: apakah kami bisa mengalahkan Brasil?” lanjutnya.

Clarke mengakui bahwa menghadapi tim Samba merupakan tantangan yang sangat berat. Namun, ia ingin para pemainnya tetap percaya diri dan berani memberikan perlawanan.

“Ini jelas tugas yang sulit. Kami harus menanyakan hal itu kepada diri kami sendiri dan juga memberikan pertanyaan yang sama kepada Brasil di atas lapangan. Dengan mentalitas seperti itu, mungkin kami tidak akan menang, tetapi kami bisa saja meraih hasil imbang. Jika itu terjadi, peluang kami untuk lolos akan sangat besar,” katanya.

Di akhir komentarnya, Clarke kembali menunjukkan karakter kehati-hatiannya. Ia mengingatkan bahwa segala kemungkinan masih bisa terjadi, termasuk skenario di mana penentuan lolos harus bergantung pada selisih gol.

“Melihat sifat saya yang cenderung pesimistis, mungkin hasil imbang itu tidak terjadi dan kami harus bergantung pada selisih gol. Namun saya percaya bahwa empat poin kemungkinan sudah cukup untuk membawa kami lolos, dan itulah pola pikir yang harus kami pegang,” tuturnya.

Saat ini Skotlandia mengoleksi tiga poin dan berada di bawah Maroko serta Brasil yang sama-sama mengumpulkan empat poin di puncak klasemen grup.

Selain berusaha mencuri poin dari Brasil, Skotlandia juga akan memantau hasil pertandingan lain yang mempertemukan Maroko dan Haiti, yang berlangsung pada waktu yang bersamaan.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.