Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Media sosial diramaikan dengan sebuah video 53 detik yang menampilkan mobil Innova berwarna hitam di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, yang menjadi perhatian publik, Rabu (24/6/2026) siang.
Bahkan sejumlah pria tampak meneropong ke jendela mobil.
Disebutkan seorang pria perekam video, 'Melaporkan pak, diduga meninggal, melahirkan di dalam, diduga ini masih. Karena ada orang di dalam perempuan, cewek, di Bandara Juanda, diparkir, pelat M 1090 GP pelat merah. di Bandara Juanda, di parkiran.'
Disusul sebaran video berdurasi 35 detik yang menampilkan di bawah mobil terdapat cairan berwarna agak kemerahan.
Terdengar suara seorang pria dalam Bahasa Jawa, 'Wanita hamil, mati di dalam mobil, ketokane wes suwi (sepertinya sudah lama), parkiran A 2, pelat nomore (nomornya) M 1090 GP pelat merah, Madura'.
Sosok perempuan misterius dalam mobil itu mulai ada titik terang setelah muncul rekaman voice note perempuan yang menyebutkan, ''Ternyata itu R, orang Perumda, teman SMA saya yang meninggal. R dulu di Dishub (Dinas Perhubungan), gak tahu sekarang, tapi itu mobil (dinas) PRKP (Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman)."
Informasi yang dihimpun TribunMadura.com dari salah seorang staf Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, sosok perempuan dalam mobil itu diduga R karena sejak Senin (22/6/2026) pagi sudah tidak bisa dihubungi.
Ia disebutkan merupakan sekretaris di Dinas PRKP Pemkab Bangkalan.
Baca juga: Unair Surabaya Selidiki Dugaan Video Tak Pantas Mahasiswa di Ruang Kuliah, Libatkan Komisi Etik
"Chat WA-nya (WhatsApp) sudah centang satu, kebetulan anak saya berteman dengan anaknya (R). Bahkan pihak keluarga sudah sempat membuat laporan orang hilang kepada kepolisian," ujarnya.
Kepala Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan, Roniyun Hamid, mengungkapkan, pihaknya mengaku bingung dengan keberadaan mobil dinas Innova M 1090 GP yang ada di area parkir Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur.
"Kami belum bisa memastikan siapa perempuan yang ada di dalam mobil dinas tersebut. Cuma betul kalau WA (R) sudah centang satu. Mohon waktu karena ini semua kumpul di kantor, kami masih syok," ujar Roniyun kepada TribunMadura.com melalui sambungan selulernya.
Baca juga: Emak-emak di Surabaya Ceritakan Detik-detik Terjebak di Mobil yang Terguling ke Parit
Diinformasikan, pihak petugas bandara bersama aparat keamanan masih berupaya membuka mobil dengan posisi semua pintu terkunci.