Resmi Dikukuhkan, Haris Munandar Nahkodai BI Kalsel
Hari Widodo June 24, 2026 04:49 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID- Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, secara resmi mengukuhkan Haris Munandar sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dalam Upacara Pengukuhan yang diselenggarakan di Aula Pangeran Antasari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (24/6/2026). 

Kegiatan dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala daerah di Provinsi Kalimantan Selatan, pimpinan kementerian/lembaga, perbankan, pelaku usaha, akademisi dan insan media.

Pengukuhan ini menandai kesinambungan kepemimpinan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dari Fadjar Majardi kepada Haris Munandar. 

Estafet kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas di daerah, sekaligus memperkuat kontribusi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang berkelanjutan.

Baca juga: Harga Emas Perhiasan 999 di Martapura Kalsel, Rabu 24 Juni 2026, Turun Drastis Jelang Hari Asyura

Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P Gozali menyampaikan, Bank Indonesia senantiasa memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam rangka menjaga stabilitas nilai Rupiah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta memastikan pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Dukungan Bank Indonesia di daerah akan terus dioptimalkan melalui pengendalian inflasi, pengembangan ekonomi daerah, akselerasi ekonomi dan keuangan digital, penyediaan uang Rupiah berkualitas, serta penguatan tata kelola dan kesinambungan kepemimpinan internal.

Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia menyampaikan bahwa perekonomian Kalimantan Selatan terus menunjukkan kinerja positif.

Pada triwulan I 2026, ekonomi Kalimantan Selatan tumbuh sebesar 5,67 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen.

Namun demikian, inflasi Kalimantan Selatan pada Mei 2026 yang tercatat 4,22 persen secara tahunan perlu terus direspons melalui penguatan koordinasi kebijakan, terutama dalam menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif kepada masyarakat.

Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Indonesia dalam memperkuat sinergi kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, khususnya pada pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan, pengembangan UMKM dan ekonomi kerakyatan, penguatan ekonomi dan keuangan syariah, serta sinergi lintas lembaga.

Baca juga: Daftar Harga BBM Terkini Selasa 23 Juni 2026 Saat Iran dan AS Menuju Damai, Cek Pertamax di Kalsel

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyampaikan penghargaan kepada Fadjar Majardi atas dedikasi dan kontribusi selama menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan periode 2024–2026.

Melalui pengukuhan ini, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi kebijakan dalam menjaga stabilitas harga, memperluas digitalisasi, mengembangkan ekonomi daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang inklusif, berdaya tahan, dan berkelanjutan. (Banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.