SURYA.co.id, SURABAYA - Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) berhasil mencatatkan prestasi di tingkat internasional dengan masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rankings 2026.
Pada keikutsertaan perdananya, Umsura menembus kelompok peringkat 1000–1500 dunia berdasarkan hasil yang diumumkan dalam ajang Global Sustainable Development Congress 2026 di ICE BSD City, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Capaian tersebut menjadi langkah awal yang menggembirakan bagi Umsura sebagai pendatang baru dalam pemeringkatan keberlanjutan tingkat global.
Hasil ini menunjukkan kapasitas Umsura dalam berkontribusi terhadap agenda pembangunan berkelanjutan sekaligus bersaing dengan perguruan tinggi dari berbagai negara.
Secara nasional, Umsura tercatat masuk 30 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, Top 2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) di Jawa Timur, serta Top 3 perguruan tinggi swasta di Surabaya.
Pencapaian tersebut memperkuat posisi Umsura dalam membangun reputasi internasional sekaligus mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi Umsura, Radius Setiyawan, mengatakan capaian tersebut menempatkan Umsura di jajaran universitas dunia yang dinilai memiliki kontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca juga: Umsura Raih Penghargaan Kampus Unggul dengan Hibah Pengabdian Terbanyak
“Pemeringkatan ini menilai berbagai aspek yang mencerminkan peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola institusi, hingga kemitraan strategis,” ujar Radius kepada SURYA.co.id, Rabu (24/6/2026).
Menurut Radius, THE Sustainability Impact Rankings mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs.
Pada edisi 2026, pemeringkatan ini melibatkan 1.646 universitas dari 116 negara dan wilayah.
Ia menegaskan bahwa THE Sustainability Impact Rankings tidak hanya menilai reputasi maupun produktivitas akademik, tetapi juga mengukur dampak nyata aktivitas perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.
“Karena itu, capaian ini menunjukkan bahwa berbagai program pendidikan, penelitian, inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola yang dijalankan Umsura telah memperoleh pengakuan di tingkat internasional,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Pemeringkatan Umsura, Waode Hamsia, menyebut hasil yang diraih menjadi modal awal yang kuat bagi Umsura untuk terus meningkatkan performa pada pemeringkatan berikutnya.
Menurutnya, sebagai peserta perdana dalam THE Sustainability Impact Rankings, Umsura mampu menunjukkan capaian yang menonjol pada sejumlah indikator SDGs yang menjadi fokus penilaian.
Adapun capaian Umsura dalam pemeringkatan SDGs 2026 meliputi SDG 1 (No Poverty) pada peringkat 601–800 dunia, SDG 3 (Good Health and Well-being) peringkat 401–600 dunia, SDG 4 (Quality Education) peringkat 801–1000 dunia, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) peringkat 601–800 dunia, SDG 10 (Reduced Inequalities) peringkat 601–800 dunia, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) peringkat 401–600 dunia, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) peringkat 1001–1500 dunia.
“Posisi ini semakin menegaskan peran Umsura sebagai salah satu perguruan tinggi Indonesia yang konsisten memperkuat kontribusi terhadap agenda pembangunan berkelanjutan,” tegas Waode.
THE Sustainability Impact Rankings merupakan pemeringkatan global yang menilai kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian SDGs melalui berbagai indikator, mulai dari tata kelola institusi, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemitraan, hingga dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat.