TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menunjukkan konsistensinya dalam mendukung penggunaan transportasi publik di Ibu Kota.
Usai menghadiri rangkaian acara Cita Loka Fest 2026, Pramono memilih pulang menggunakan bus Transjakarta, Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Sabet Penghargaan Cita Loka Fest, Pramono Ungkap Upaya Pemprov DKI Jakarta Mendengar Keluhan Warga
Pantauan jurnalis Tribunnews, Alfarizy, Pramono keluar dari lobi Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 15.33 WIB.
Kepulangannya diantarkan langsung oleh CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, hingga ke halaman depan hotel.
Masih mengenakan batik bernuansa merah bata, Pramono berjalan kaki sejauh kurang lebih 100 meter menuju Halte Tugu Tani.
Ia tiba di halte bertuliskan "HALTE: TUGU TANI" tersebut pada pukul 15.35 WIB.
Sambil menunggu kedatangan bus, Pramono tampak berbincang ringan dengan jajaran stafnya di bawah naungan halte yang khas dengan ornamen hijau tersebut.
Tak berselang lama, sekira pukul 15.38 WIB atau tiga menit setelah kedatangannya, bus Transjakarta rute 2P (Gondangdia - Senen) tiba di lokasi.
Pramono kemudian naik ke dalam bus Metrotrans berwarna putih-orange tersebut melalui pintu tengah.
Kehadiran Pramono Anung di Cita Loka Fest 2026 bukan tanpa alasan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih penghargaan bergengsi, yakni Anugerah Daerah Terbaik dalam Mengelola Tata Kelola yang Mendengar.
Baca juga: Pramono Anung Buka Suara Soal Pengendara Ojol yang Menangis Motornya Diangkut Dishub
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan inovasi Program Cepat Respons Masyarakat (CRM) yang terintegrasi dalam ekosistem Jakarta Smart City.
Inovasi ini dinilai sukses menjadi kanal pengaduan yang efisien bagi warga Jakarta dalam melaporkan berbagai permasalahan kota secara real-time.
Aksi Pramono menaiki transportasi umum di hari Rabu ini juga merupakan bentuk teladan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta.
Sesuai kebijakan yang berlaku, setiap hari Rabu seluruh ASN diwajibkan menggunakan kendaraan umum untuk membantu menekan polusi udara dan kemacetan di Jakarta.