WARTAKOTALIVE.COM - Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Fatimah Azzahra menjadi sorotan usai membungkam Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi dalam sebuah siaran televisi swasta.
Saat itu Fatimah mengkritisi upaya Presiden RI Prabowo Subianto yang dianggap gagal mencegah korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN).
Ketika Hasan Nasbi membela Prabowo Subianto yang menurutnya dianggap bisa tegas dengan semua kasus korupsi.
Buktinya, orang terdekat Prabowo saja bisa diringkus karena Polisi.
Namun mahasiswa UI itu mengkritisi logika berpikir Hasan Nasbi. Menurutnya penangkapan Kepala BGN Dadan Hindayana menjadi bukti bahwa Prabowo gagal melakukan pencegahan korupsi.
Padahal kata Fatimah, korupsi di BGN sudah terendus oleh masyarakat jauh-jauh hari. Namun Prabowo sendiri gagal mengawasi teman dekatnya Dadan dalam korupsi BGN.
Artinya menurut Fatima, ada yang gagal dalam sistem pencegahan korupsi utamanya di program makan bergizi gratis (MBG).
Hasan Nasbi yang pernah berprofesi sebagai Konsultan Politik ini pun tidak membantah logika berpikir Fatimah.
Sosok Fatimah pun kemudian menjadi sorotan di media sosial.
Lalu Siapakah Fatimah Azzahra?
Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, Fatimah Azzahra merupakan mahasiswa Program Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2023.
Selain terpilih sebagai Wakil Ketua BEM UI 2026, ia juga aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Fatimah tercatat sebagai Head of 2nd Commission Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia (DPM UI) 2025.
Dalam organisasi tersebut, ia terlibat dalam penyusunan mekanisme fit and proper test, pembentukan panitia khusus rancangan peraturan, hingga mendorong praktik demokrasi yang sehat di lingkungan kampus.
Baca juga: Fatimah BEM UI Permalukan Argumen Hasan Nasbi: Korupsi MBG Bukti Pemerintah Gagal Bangun Sistem
Fatimah juga pernah menjadi orator dalam kegiatan "Independence of the Medical Profession" yang diselenggarakan Dewan Guru Besar FKUI bersama BEM FKUI pada 2025.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan refleksi mahasiswa mengenai dinamika profesi kedokteran dan kebijakan kesehatan nasional.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Head of Community of Neuroscience and Psychiatry (CORE) FKUI pada 2024 dan pernah menjadi Project Officer kegiatan sosial Semarak Ramadhan Forum Studi Islam FKUI.
Tak hanya aktif berorganisasi, Fatimah juga memiliki sejumlah prestasi akademik.
Pada Mei 2025, ia bersama timnya meraih Juara I dalam kompetisi riset nasional The 17th Liver Update.
Penghargaan tersebut diberikan atas penelitian di bidang hepatologi yang dinilai unggul dari sisi metodologi dan urgensi klinis.
Kombinasi prestasi akademik, pengalaman organisasi, dan kemampuan menyampaikan gagasan di ruang publik membuat sosok Fatimah Azzahra semakin banyak diperbincangkan.
Bukan hanya membungkam Hasan Nasbi, sebelumnya dalam sebuah siaran Kompas Tv Fatimah juga disorot lantaran mengkritisi habis program MBG.
(Wartakotalive.com/DES/Serambinews)