AHY Isi Kuliah Umum di AAL Surabaya, Bahas Kekuatan Maritim dan Tantangan Geopolitik Global
Samsul Arifin June 24, 2026 08:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengisi kuliah umum di Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya, Jawa Timur, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini berlangsung di sela kunjungan kerja AHY di Jawa Timur selama beberapa hari.

Kuliah umum tersebut diikuti para taruna AAL dan menjadi ruang pembekalan terkait tantangan global yang dihadapi Indonesia, khususnya dalam aspek geopolitik, pembangunan sumber daya manusia (SDM), dan pertahanan maritim.

Dalam pemaparannya, AHY menekankan bahwa Indonesia memiliki peluang besar sekaligus tantangan yang tidak ringan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

AHY menyebut Indonesia memiliki modal besar berupa bonus demografi, kekayaan alam, serta posisi strategis sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM.

"Indonesia memiliki banyak peluang tapi juga tantangannya tidak sedikit. Kita punya bonus demografi tapi kompetensi dan kualitas sumber daya manusia kita harus ditingkatkan, harus disiapkan. Termasuk tentunya sumber daya manusia TNI Angkatan Laut," kata AHY.

Baca juga: Gagas Strategic Forum, Ketua Dewan Pakar IKA Unair AHY Dorong Rekomendasi Kebijakan Berbasis Akademi

TNI AL Dinilai Miliki Peran Strategis

Sebagai negara maritim, AHY menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan kekuatan pertahanan laut yang solid. Dalam hal ini, TNI Angkatan Laut disebut memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kedaulatan dan integritas wilayah negara.

Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi global juga menuntut adanya adaptasi dalam berbagai aspek, mulai dari doktrin, sistem pendidikan, hingga latihan militer.

"Dan angkatan laut memiliki peran yang sangat strategis karena Indonesia adalah negara maritim, negara kepulauan terbesar," jelasnya.

AHY juga menyampaikan harapan agar para taruna AAL dapat dipersiapkan dengan baik sebagai calon pemimpin masa depan yang memiliki kapasitas lengkap.

Dorong Penguatan Infrastruktur Maritim dan Ekonomi Biru

Dalam kesempatan tersebut, AHY turut menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur maritim sebagai fondasi penguatan ekonomi nasional. Hal ini mencakup pengembangan pelabuhan, industri galangan kapal, hingga optimalisasi jalur laut.

Menurutnya, penguatan sektor tersebut akan mendukung konsep ekonomi biru yang berkelanjutan dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan infrastruktur pendidikan dan fasilitas pelatihan bagi taruna TNI AL agar mampu menjawab tantangan masa depan.

Taruna AAL Disiapkan Jadi Pemimpin Masa Depan

AHY menegaskan bahwa pendidikan di Akademi Angkatan Laut tidak hanya membentuk kemampuan militer, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan yang kuat.

"Saya menitipkan pesan bahwa para Taruna dididik dilatih dengan keras di sini untuk menjadi warrior, untuk menjadi leader, untuk menjadi strategist dan juga sebagai diplomat. Ini peran yang tidak mudah dan harus kita siapkan sedini mungkin," terang AHY.

Dengan pembekalan tersebut, AHY berharap generasi muda TNI AL dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia sekaligus berkontribusi dalam pembangunan nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.