Komentar Ancaman Nyawa Diseret di Medsos Bikin Resah, Linda Rawung Mengadu di SPKT Polda Sulut
David_Kusuma June 24, 2026 09:22 PM

‎MANADO, TRIBUNMANADO - Seorang warga Sulawesi Utara, Linda Rawung, mengadukan dugaan ancaman pembunuhan yang diterimanya melalui media sosial (medsos) ke Polda Sulawesi Utara, Rabu (24/6/2026) siang sekitar pukul 10.30 Wita.

‎‎Linda mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulut untuk melaporkan peristiwa tersebut. 

‎Setelah menyampaikan pengaduan, ia kemudian diarahkan ke Subdirektorat Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulut untuk penanganan lebih lanjut.

‎Kepada petugas, Linda menjelaskan,  dugaan ancaman itu berawal dari unggahan yang dibuatnya di akun Facebook pribadi pada 20 Juni 2026.

‎Dalam unggahan tersebut, Linda menuliskan bahwa dirinya akan menunggu anaknya di Winor karena sang anak disebut telah menghina ibunya.

‎Namun, tidak lama setelah status itu dipublikasikan, Linda mengaku melihat sebuah komentar dari akun Facebook (Fb) bernama "Tasososel Tasososel".

‎Menurut Linda, akun tersebut menuliskan kalimat yang dianggap sebagai ancaman terhadap keselamatannya.

‎‎"Jangan sampai bidik saya melesat, nyawa Anda yang saya seret," demikian isi komentar yang diterima Linda.

‎Tak hanya itu, Linda juga mengaku menerima sejumlah komentar bernada makian dari akun yang sama.

MENGADU - Linda Rawung mengadu di SPKT Polda Sulut, Rabu (24/6/2026)
MENGADU - Linda Rawung mengadu di SPKT Polda Sulut, Rabu (24/6/2026) (Tribun Manado/David_Kusuma)

‎‎Linda menilai komentar tersebut tidak hanya mengandung ancaman, tetapi juga telah mencemarkan nama baiknya di ruang publik media sosial.

‎Merasa keselamatannya terancam, Linda akhirnya memutuskan untuk mengadukan kasus tersebut ke Polda Sulut agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

‎"Saya berharap aduan ini dapat diproses oleh Ditreskrimsus Polda Sulut sesuai hukum yang berlaku, karena saya merasa terancam," ujar Linda. (pet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.