SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Pegadaian kini memperluas model bisnisnya dengan merambah layanan bank emas atau bullion services.
Langkah tersebut, menjadi diversifikasi strategis perusahaan yang selama ini masih ditopang sekitar 90 persen oleh bisnis gadai konvensional.
Head of Corporate Communication Pegadaian, Riana Rifani, menjelaskan bahwa pengembangan layanan ini berangkat dari fakta bahwa emas adalah instrumen yang paling diminati masyarakat.
"Ketika kami sudah menjadi bank emas, memang ada sedikit diversifikasi bisnis yang dilakukan oleh Pegadaian," ujar Riana saat ditemui di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu (24/6/2026).
Dalam skema bullion services, Pegadaian menghadirkan empat layanan utama untuk menjawab kebutuhan ekosistem emas, yaitu:
Di tengah transformasi bisnis ini, Pegadaian mencatat tren menarik saat harga emas melandai pada Juni 2026.
Data menunjukkan transaksi pembelian tabungan emas nasional melonjak hingga 47.000 gram per hari pada 10-11 Juni 2026.
Riana menegaskan bahwa koreksi harga ini adalah momentum yang tepat bagi masyarakat untuk menambah portofolio investasi.
Hal senada diungkapkan oleh P Fauzi (35), seorang investor asal Surabaya. Baginya, layanan tabungan emas Pegadaian sangat membantu masyarakat karena nominal pembelian yang fleksibel dan keamanan lembaga yang terjamin.
"Saya melihat penurunan harga sebagai kesempatan beli karena emas adalah simpanan jangka panjang," ungkapnya.
Pakar ekonomi dari Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya, Achmad Saiful Ulum, mengingatkan bahwa investasi emas harus disesuaikan dengan tujuan jangka waktu.
Menurutnya, investasi emas jangka pendek cukup berisiko karena volatilitas harga.
"Yang terpenting adalah niat dan konsistensi. Bisa melalui pembelian tunai, cicil emas, atau tabungan emas. Program cicil emas sangat worth it karena harga disepakati di awal dan cicilan bersifat flat," tambah Achmad.
Meski prospektif, Riana Rifani menekankan pentingnya literasi keuangan, agar masyarakat tidak berinvestasi secara impulsif.
Masyarakat diimbau untuk membeli emas sesuai dengan kemampuan keuangan masing-masing.
Kesimpulan: Pengembangan layanan bullion services oleh Pegadaian di tengah fluktuasi harga emas memberikan peluang investasi yang lebih terstruktur dan aman bagi masyarakat jangka panjang.