Tiga Singa gagal menembus pertahanan kokoh Bintang Hitam.
Thomas Tuchel menilai Inggris kurang beruntung karena tidak mampu mengalahkan Ghana pada Selasa malam, namun ia mengakui timnya kurang tajam dalam penyelesaian akhir.
Tiga Singa dibuat frustrasi oleh blok rendah yang disiplin dari Bintang Hitam dan harus puas dengan hasil imbang tanpa gol dalam laga kedua fase grup mereka.
Mereka menutup babak pertama tanpa satu pun tembakan tepat sasaran, namun menciptakan beberapa peluang setelah jeda. Harry Kane sempat melepaskan tembakan yang melambung dari jarak dekat di menit-menit akhir.
Berbicara usai pertandingan, Tuchel mengeluhkan kegagalan Inggris untuk menembus pertahanan Ghana, sembari mengakui bahwa timnya tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada.
“Kami memiliki beberapa peluang setengah matang, menciptakan tendangan sudut dan tendangan bebas, tetapi kami tidak cukup tajam maupun tegas dalam situasi bola mati,” jelasnya. “Hal itu membuat kami sedikit rugi.”
“Ini bukan pertandingan pertama di mana sebuah tim kesulitan menembus pertahanan rapat. Anda membutuhkan gol pertama, mungkin sedikit lebih determinasi, atau tembakan dari luar kotak penalti.”
Saat ditanya apakah Inggris kekurangan kreativitas, Tuchel menolak anggapan tersebut dan menegaskan bahwa pertandingan akan dikenang berbeda jika salah satu peluang akhir mereka berhasil dikonversi menjadi gol.
Ia melanjutkan: “Itu sulit. Kami mencoba dengan tiga pemain di sisi sayap, dan kemudian Anda harus melakukan perpindahan permainan.”
“Kondisi lapangan terlihat baik, tetapi rumputnya sangat panjang, sehingga sulit untuk mengalirkan bola.”
“Kami melakukan dorongan dengan pergantian pemain, mendapatkan energi baru, sementara mereka semakin lelah. Celah mulai terbuka sedikit lebih banyak dan memberikan kami beberapa peluang tambahan, termasuk peluang terbesar di pertandingan ini melalui Nico O’Reilly dan Harry (Kane).”
“Beginilah sepak bola. Jika kita menilai dari hasil akhir, bila kami mencetak gol itu semua akan berkata ‘mereka sangat sabar, tidak kebobolan, tidak kehilangan keyakinan’. Tetapi jika tidak mencetak gol, maka disebut kurang imajinatif. Begitulah kenyataannya.”
“Mereka bahkan bermain lebih defensif kali ini dibandingkan pertandingan pertama. Jika Anda tidak membuka permainan dengan mencetak gol, situasinya sulit. Sulit untuk menambah intensitas melawan blok pertahanan serendah itu.”
Mengenai peluang Kane, Tuchel menambahkan: “Jika Anda menginginkan peluang itu jatuh ke siapa pun, maka seharusnya kepada Harry. Biasanya itu adalah gol pasti bagi kami. Itu peluang besar.”