Tiga Jurus BP Batam Genjot PNBP Rp2,4 Triliun untuk Biayai Pembangunan 2027 Tanpa Dukungan APBN
Dewi Haryati June 24, 2026 09:07 PM

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam membiayai pembangunan tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), akan dibarengi dengan langkah optimalisasi sumber-sumber pendapatan pada tahun 2027.

Setelah memastikan seluruh pagu anggaran 2027 sebesar Rp2,4 triliun bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), kini BP Batam menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan penerimaan tersebut agar target pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan terdapat tiga sektor utama yang akan menjadi fokus optimalisasi penerimaan tahun depan.

Menurutnya, langkah pertama dilakukan melalui peningkatan potensi pendapatan dari sektor kepelabuhanan yang selama ini menjadi salah satu sumber penerimaan BP Batam.

"Pertama upaya kita untuk mendapatkan sumber pembiayaan di BP Batam dengan cara melakukan langkah-langkah proaktif untuk meningkatkan sumber PNBP BP Batam, antara lain dengan mengoptimalkan potensi pelabuhan kita," ujar Amsakar saat ditemui Tribun Batam, pada Rabu (24/6/2026) sore.

Selain itu, BP Batam juga akan melakukan pendataan dan penataan administrasi terkait pembayaran Uang Wajib Tahunan (UWT) yang selama ini masih menghadapi sejumlah kendala.

Politisi 57 tahun itu menuturkan, terdapat sejumlah pihak yang ingin menyelesaikan kewajiban mereka, namun terkendala proses administrasi yang belum tuntas.

"Kemarin saya minta tim supaya melakukan itu di kesempatan pertama. Karena potensinya cukup besar," katanya.

Langkah berikutnya adalah mengoptimalkan pengalokasian lahan melalui Land Management System (LMS) yang telah kembali dibuka setelah melalui proses penyempurnaan sistem.

Menurut Amsakar, pembukaan kembali LMS menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong aktivitas investasi sekaligus meningkatkan penerimaan BP Batam.

"Tiga hal itulah yang menjadi jalan bagi kita untuk melakukan optimalisasi penerimaan negara bukan pajak," katanya.

Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, BP Batam mengusulkan pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp2,43 triliun yang seluruhnya berasal dari PNBP tanpa dukungan APBN.

Amsakar menilai potensi penerimaan tersebut masih mampu mendukung pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dituangkan dalam Rencana Strategis BP Batam.

"Alhamdulillah, tidak ada sesuatu yang lari dari rencana strategis, program dan kegiatan yang sudah kita susun," katanya. 

Anggaran tersebut akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur, pengembangan kawasan strategis, serta penguatan iklim investasi di Batam. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.