TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Mobil Pikap dengan pelat nomor polisi K-9645-C terbakar, Rabu (24/6/2026) di pinggir Jalan Raya Tegalsambi, RT 5 RW Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.
Pikap yang dikendarai Slamet Wahyudi (36) asal Banyuputih, Kecamatan Kalinyamatan itu terbakar hebat menghanguskan separo dari badan mobil.
Bahkan Slamet mengalami luka bakar cukup serius di bagian tangan ketika hendak memperbaiki korsleting kelistrikan yang dialami mobil.
Baca juga: Dalam Hitungan Menit, Arena Biliar Habit Pool & Lounge Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp15 Miliar
Saksi mata kejadian, Muslimin (52) mengatakan, saat itu dia sedang keluar dari musala tak jauh dari lokasi kejadian.
Tiba-tiba Muslimin dikagetkan dengan kepulan asap dari sebuah mobil di pinggir jalan, seketika keluar api yang membesar dengan cepat.
Muslimin pun segera lari untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan air kran.
"Saat saya lihat pertama, api sudah besar. Sopirnya sudah berada di luar mobil," terangnya di lokasi kejadian.
Muslimin saat itu dibantu oleh beberapa warga untuk melakukan pemadaman dengan alat seadanya.
Namun upaya itu tak berhasil dan api semakin membesar.
Upaya pemadaman darurat tetap dilakukan dengan menggunakan selang agar bisa menjangkau ke titik api.
Berharap tidak semua bagian mobil terbakar dan masih ada bagian yang bisa diselamatkan.
"Saya padamkan dengan menyemprotkan air dari kran sambil menunggu tim pemadam kebakaran," ujarnya.
Muslimin menyebut bahwa mobil yang terbakar sempat mengalami kendala pada bagian kelistrikan.
Sehingga mobil dilakukan pengecekan oleh sopir saat menepi di pinggir jalan.
Nahas, tiba-tiba keluar asap disusul api dari bagian depan mobil hingga api semakin membesar.
Sopir mobil yang mengalami luka bakar dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Mobil pikap tersebut diketahui biasa digunakan untuk mengangkut rongsok dari berbagai daerah di Jepara.
"Kondisi sopir belum tahu saat ini, sudah dibawa temannya ke rumah sakit ada luka kabar," ujar dia.
Baca juga: Baru Berangkat 100 Meter, Bus Rombongan Ziarah Terbakar di Wonosobo
Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Edy Marwoto menyampaikan, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar pikap.
Tidak ada korban jiwa atas peristiwa kebakaran kali ini dengan kerugian mencapai belasan juta rupiah.
"Penyebabnya korsleting pada kelistrikan mobil," ucap dia. (Sam)