TRIBUNGORONTALO.COM--Dua mahasiswi Gorontalo Ini rela berpanas-panasan di bawah terik matahari demi bertemu Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Maluku Sherly Tjoanda di lokasi Pekan Nasional (Penas) petani nelayan
Prabowo Subianto hadir dalam penutupan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII di kawasan GORR David-Tonny, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Rabu (24/6/2026) siang
Terik matahari yang menyengat tidak menyurutkan semangat warga untuk menunggu kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto.
Sejak pagi hari, masyarakat mulai memadati area sekitar lokasi kegiatan di GOR David-Tonny Kabupaten Gorontalo.
Sebagian memilih berdiri di pinggir jalan, sementara lainnya mencari tempat yang dianggap strategis agar dapat melihat langsung rombongan Presiden saat tiba.
Di antara ratusan warga yang hadir, terdapat dua mahasiswi Universitas Gorontalo yang rela berpanas-panasan demi menyaksikan langsung Presiden Prabowo dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.
Keduanya adalah Hijrah Salatub, mahasiswi asal Luwuk, dan Nesa, mahasiswi asal Buton yang kini tinggal di Limboto.
Meski harus menunggu cukup lama di bawah terik matahari, keduanya mengaku senang karena dapat menjadi bagian dari momen bersejarah penutupan Penas XVII yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.
Hijrah Salatub mengaku datang ke lokasi karena ingin melihat secara langsung Presiden Prabowo Subianto yang hadir pada penutupan Penas XVII.
Menurutnya, kesempatan seperti ini jarang terjadi sehingga ia tidak ingin melewatkannya.
Ia datang setelah memperoleh informasi mengenai kedatangan Presiden dari teman-temannya.
Bersama rekannya, Hijrah kemudian menuju kawasan GORR David-Tonny untuk menunggu rombongan tiba.
"Kami memang datang untuk melihat Presiden Prabowo," ujar Hijrah kepada Tribun Gorontalo.
Meski harus berdiri cukup lama di tengah cuaca panas, ia mengaku tidak keberatan.
Baginya, melihat langsung Presiden Republik Indonesia merupakan pengalaman yang tidak akan mudah dilupakan.
Saat rombongan melintas, Hijrah mengaku sempat melihat Presiden Prabowo dari kejauhan.
Momen singkat itu sudah cukup membuatnya merasa senang.
"Tadi kami sudah melihat Pak Prabowo lewat," katanya.
Menurut Hijrah, antusiasme masyarakat yang datang ke lokasi menunjukkan tingginya perhatian warga terhadap kunjungan Presiden ke Gorontalo.
Ia melihat banyak warga rela menunggu berjam-jam hanya untuk melihat langsung orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Selain menyaksikan Presiden, Hijrah berharap pelaksanaan Penas XVII dapat memberikan dampak positif bagi Gorontalo, terutama dalam memperkenalkan daerah itu kepada tamu dari berbagai provinsi.
Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga selesai.
Sementara itu, Nesa mengaku dirinya datang bukan hanya untuk melihat Presiden Prabowo, tetapi juga ingin melihat langsung Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Menurut mahasiswi asal Buton tersebut, sosok Sherly cukup dikenal dan menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Oleh karena itu, ketika mengetahui Sherly juga berada di Gorontalo dalam rangkaian kegiatan Penas XVII, ia tertarik untuk datang ke lokasi.
"Kami mau melihat Presiden dan juga Ibu Sherly," ujar Nesa.
Lebih lanjut Nesa mengaku tidak mempermasalahkan cuaca panas yang harus dihadapi selama menunggu.
Baginya, kesempatan melihat langsung Presiden dan Sherly lebih berharga dibanding rasa lelah karena berdiri cukup lama.
Hingga wawancara dilakukan, Nesa mengaku baru sempat melihat Presiden Prabowo.
Sementara untuk Sherly, ia masih berharap dapat melihatnya saat rangkaian kegiatan berlangsung.
Menurut Nesa, kehadiran Presiden dan sejumlah pejabat nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Gorontalo.
Apalagi daerah ini dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan nasional yang dihadiri peserta dari seluruh Indonesia.
Ia berharap para tamu yang datang membawa kesan baik setelah berkunjung ke Gorontalo.
"Semoga acaranya lancar dan semoga mereka melihat Gorontalo sebagai daerah yang nyaman dan bagus," ujarnya.
Nesa juga berharap pelaksanaan Penas XVII dapat semakin memperkenalkan Gorontalo kepada masyarakat luas.
Pantauan TribunGorontalo.com di kawasan GORR David-Tonny, ribuan warga tampak memadati area penutupan Penas XVII sejak pagi hari.Masyarakat terlihat antusias menunggu kedatangan Presiden Prabowo Subianto.
Sejumlah warga bahkan rela berdiri di bawah terik matahari demi mendapatkan posisi terbaik untuk melihat rombongan yang melintas.
Prabowo sendiri sampai di Gorontalo sekitar pukul 11.00 Wita. Dia menggunakan mobil Maung MV3 berwarna putih.
Memasuki pintu utama Gelanggang David-Tonny bagian sisi utara. Ia nampak beridiri di atas mobil sembari melambaikan tangan.
Warga sekitar berteriak histeris meski aparat melakukan pengamanan ketat warga masih nampak dorong-dorongan.
Setelah menutup acara Presiden RI kemudian meninjau langsung venue utama pelaksanaan Penas.Ia menaiki mobil menuju ke titik di sisi utara bersama pejabat lainnya.
Antusiasme masyarakat siang itu sangat tinggi, aksi tolak-tolakan sempat terjadi meski begitu kegiatan berjalan aman dan lancar.(*/Jefri)