Misteri Kematian Wanita Di Dalam Mobil Parkiran Juanda, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan 
Wiwit Purwanto June 24, 2026 11:32 PM

 

SURYA.CO.ID SIDOARJO - Misteri kematian Ruly Yunis Setiawati (50), Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, masih menyisakan banyak tanda tanya.

Keluarga meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh setelah jenazah korban ditemukan membusuk di dalam mobil dinas yang terparkir di Bandara Juanda, Sidoarjo.

Kabar duka atas meninggalnya perempuan yang akrab disapa Ibu Ruly itu ramai menjadi perbincangan di media sosial sejak Rabu (24/6/2026) malam.

Jenazahnya ditemukan di dalam mobil dinas Toyota Innova bernomor polisi M 1090 GP saat petugas melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 14.15 WIB.

Kondisi jasad yang telah mengalami pembusukan lanjut membuat penyebab kematian belum dapat dipastikan dan menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh.

Keluarga Minta Otopsi Lengkap, Soroti Posisi Jenazah

Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, mengatakan proses otopsi yang dilakukan bertujuan mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca juga: BREAKING NEWS Penemuan Jenazah Perempuan Dalam Mobil Dinas di Parkiran Bandara Juanda

Menurutnya, terdapat sejumlah hal yang perlu didalami penyidik, salah satunya posisi jenazah saat ditemukan berada di kursi penumpang depan sebelah kiri.

"Entah (meninggal) wajar atau tidak. Tetapi melihat posisi jenazah yang ada di kursi pemumpang sebelah kiri, berarti ada yang menyetir dan posisi jok direbahkan. Berarti ada yang menyetir," ungkap Risang kepada SURYA.CO.ID. 

Karena itu, pihak keluarga meminta dilakukan otopsi lengkap luar dan dalam. Permintaan tersebut diajukan mengingat kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan lanjut sehingga sulit menentukan penyebab kematian hanya melalui pemeriksaan visual.

"Karena memang sudah membusuk, ada darah yang sudah menghitam. Kalau cairan yang viral di video itu berasal dari cairan tubuh yang sudah membusuk. Jadi untuk untuk menentukan kematian wajar atau tidak, kami menunggu hasil otopsi," tegas Risang.

Ia menjelaskan, masyarakat awam tentu tidak dapat membedakan secara kasat mata antara lebam mayat akibat proses pembusukan dengan tanda-tanda kekerasan yang mungkin terjadi sebelum korban meninggal dunia.

Baca juga: Kronologi Penemuan Jenazah Perempuan di Parkiran Bandara Juanda, Ini Identitas Korban

Keluarga Sebut Ada Kemungkinan Unsur Pidana

Risang mengungkapkan, keluarga saat ini melihat dua kemungkinan terkait penyebab meninggalnya Ibu Ruly.

Kemungkinan pertama adalah korban meninggal dunia secara wajar, misalnya akibat serangan jantung atau gangguan kesehatan lainnya.

Sementara kemungkinan kedua, terdapat dugaan kematian tidak wajar yang masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan hasil otopsi.

"Tetapi kalau persitiwa pidana sudah pasti ada karena orang yang menyetir almarhumah pasti tergambar di CCTV tiket Bandara Juanda. Mobil masuk bandara pada Sabu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB. Kemungkinan korban meninggal dunia di luar, jadi ke bandara hanya untuk dibuang," beber Risang.

Meski demikian, dugaan tersebut masih merupakan pandangan pihak keluarga dan belum menjadi kesimpulan resmi penyidik.

Di sisi lain, sejumlah barang milik korban telah diamankan polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Risang menyebut barang-barang yang telah disita antara lain kartu identitas, telepon genggam, dompet, hingga rekaman CCTV yang berkaitan dengan pergerakan kendaraan korban.

"Barang yang tidak ditemukan, tetapi belum tentu hilang atau belum tentu diambil, adalah gelang dan kalung, tidak ada di leher dan lengan tangan. Bisa jadi itu sudah dimasukkan tas," pungkasnya.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian Ruly Yunis Setiawati sekaligus mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia di area parkir Bandara Juanda.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.