Sosok Perempuan yang Meninggal dalam Mobil di Bandara Juanda Terungkap, Bukan Orang Sembarangan
Rendy Nicko Ramandha June 25, 2026 01:57 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SIDOARJO – Ruly Yunis Setiawati (50) adalah Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas Toyota Innova nopol M 1090 GP di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Rabu (24/6/2026) siang.

Jenazah pertama kali diketahui sekitar pukul 11.30 WIB setelah bau menyengat dan cairan dari dalam mobil mencurigakan perhatian driver taksi online. Tim SAR gabungan bersama Avsec Juanda membuka kaca pintu penumpang belakang kiri pukul 13.14 WIB. Olah TKP Tim Inafis Polda Jatim dan Polsek Sedati dilakukan, lalu jenazah dievakuasi pukul 14.15 WIB ke RS Bhayangkara Porong untuk otopsi.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim membenarkan kendaraan tersebut mobil operasional PRKP Pemkab Bangkalan. “Kami mengetahui dari plat nomor, dari situ kami mengetahui bahwa itu mobil dinas kami di PRKP. Kemungkinan besar digunakan oleh pegawai yang ada di PRKP, namun untuk kepastian siapa, kami menunggu proses dari pihak yang berwajib,” ujarnya di Pendapa Agung Bangkalan, Rabu petang.

Kronologi dan Identitas Korban

Berdasarkan data parkir bandara, mobil masuk area T1 sejak Sabtu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB dan tidak pernah keluar hingga ditemukan. Dari kartu identitas di dalam kendaraan, korban diketahui bernama Ruly Yunis Setiawati, warga Kelurahan Mlajah, Kota Bangkalan.

Baca juga: Kepala OPD Lumajang Mulai Mengeluh karena Efisiensi Anggaran, Bupati Indah: Ganti Pemain

Menurut rekan kerja, Ruly terakhir masuk kantor Kamis (16/6/2026). Video call terakhir dengan adiknya dilakukan Jumat (20/6/2026) malam. Kontak dengan suami masih terjalin Sabtu (21/6/2026) pagi. Sejak Sabtu siang, ponsel korban tidak aktif.

“Ketika video call dengan adiknya, korban diketahui masih menggunakan perhiasan kalung dan gelang. Sebelum otopsi tidak ada di leher dan di tangan, tetapi belum tentu hilang atau belum tentu diambil,” kata kuasa hukum keluarga Risang Bima Wijaya.

Polisi Dalami Sebab Kematian, Keluarga Minta Otopsi Lengkap

Jenazah ditemukan di kursi penumpang depan kiri dengan posisi jok direbahkan dan kondisi sudah mengalami pembusukan lanjut. 

Risang meminta otopsi luar-dalam untuk memastikan sebab kematian. “Entah wajar atau tidak. Tetapi melihat posisi jenazah yang ada di kursi penumpang sebelah kiri, berarti ada yang menyetir dan posisi jok direbahkan. Berarti ada yang menyetir,” ujarnya.

Ia mengajukan dua kemungkinan: kematian wajar seperti serangan jantung, atau kematian tidak wajar. Kuasa hukum juga menyorot kemungkinan unsur pidana karena mobil masuk bandara disetir orang lain. “Tetapi kalau peristiwa pidana sudah pasti ada karena orang yang menyetir almarhumah pasti tergambar di CCTV tiket Bandara Juanda,” katanya.

Penyidik telah menyita barang bukti berupa KTP, ponsel, dompet, dan rekaman CCTV.

General Manager Bandara Juanda Muhammad Tohir mengaku pihaknya menyerahkan penuh penanganan ke kepolisian dan siap mendukung penyelidikan.

(Tribun Jatim Network)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.