Banyak Perempuan Tak Sadar Risiko Ini, Damkar Kota Cirebon Justru Bergerak Duluan
Mutiara Suci Erlanti June 25, 2026 07:11 AM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Di tengah kesibukan menjalankan tugas kemanusiaan dan penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon justru mengambil langkah yang jarang mendapat sorotan.


Bukan soal memadamkan api, melainkan membantu perempuan mengenali risiko kesehatan yang sering luput disadari, yakni kanker serviks dan gangguan kesehatan reproduksi.


Melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) DPKP Kota Cirebon, puluhan anggota keluarga petugas pemadam kebakaran dan petugas damkar wanita mengikuti pemeriksaan pap smear gratis yang digelar di Kantor DPKP Kota Cirebon, Rabu (24/6/2026).

Baca juga: Tukang Becak Asal Kuningan Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Becaknya di Cirebon


Kegiatan tersebut menjadi upaya deteksi dini terhadap kanker serviks yang hingga kini masih menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan perempuan. 


Tak sedikit perempuan yang baru mengetahui adanya gangguan kesehatan reproduksi setelah kondisinya berkembang lebih jauh.


Ketua DWP DPKP Kota Cirebon, Evi Yusdiana Andiris mengatakan, kegiatan itu terlaksana berkat kerja sama dengan Laboratorium Pramita yang telah berpengalaman dalam layanan pemeriksaan kesehatan.


"Kegiatan hari ini adalah pemeriksaan pap smear. Kami bekerja sama dengan Lab Pramita karena program ini bertujuan untuk mendeteksi adanya kanker serviks pada rahim, sekaligus mengetahui adanya infeksi atau peradangan di area kewanitaan," ujar Evi, Rabu (24/6/2026).


Menurutnya, pemilihan Laboratorium Pramita dilakukan agar peserta merasa aman dan nyaman selama menjalani pemeriksaan.


"Kami sengaja bekerja sama dengan Lab Pramita karena merupakan laboratorium yang profesional dan terpercaya. Dengan begitu, ibu-ibu dan petugas damkar wanita merasa tenang dan nyaman karena pemeriksaannya dilakukan oleh tenaga profesional," ucapnya.

Baca juga: Rekap Transfer Persib Bandung Hari Ini, Sudah Ada Lima Pemain Hengkang, Siapa Pemain Baru?


Evi mengungkapkan, kegiatan tersebut berawal dari kebutuhan para anggota dan petugas damkar wanita yang ingin mengetahui kondisi kesehatan reproduksinya.


Banyak di antara mereka yang belum pernah menjalani pemeriksaan pap smear sebelumnya.


"Sebelumnya ada permintaan dari anggota dan petugas damkar wanita yang membutuhkan pemeriksaan ini. Banyak ibu-ibu muda yang ingin mengetahui kesehatan kewanitaannya karena sebelumnya belum pernah melakukan pap smear," jelas dia.


Gayung bersambut, Laboratorium Pramita saat itu juga memiliki program pemeriksaan pap smear gratis sehingga kerja sama pun terjalin untuk mewujudkan kegiatan tersebut.


Sebanyak 38 peserta tercatat mendaftar mengikuti pemeriksaan.


Namun hingga hari pelaksanaan, baru sekitar separuh peserta yang dapat menjalani pemeriksaan karena berbagai alasan, termasuk sedang menstruasi.


"Jumlah yang akan diperiksa ada 38 orang. Saat ini baru sekitar separuhnya yang mengikuti pemeriksaan. Ada juga yang belum bisa hari ini karena sedang menstruasi atau ada keperluan lain. Nantinya mereka tetap bisa datang ke Pramita untuk menjalani pemeriksaan, dan semuanya gratis," katanya.


Lebih lanjut, Evi menegaskan, bahwa pap smear merupakan pemeriksaan yang sangat penting karena mampu mendeteksi berbagai gangguan kesehatan reproduksi sejak dini, mulai dari infeksi, peradangan hingga kanker leher rahim.


"Pemeriksaan ini sangat penting karena bisa mendeteksi kanker leher rahim, melihat kondisi rahim, serta mengetahui apakah ada infeksi atau peradangan. Jika ditemukan gejala atau hasil yang kurang baik, maka penanganan bisa dilakukan lebih cepat sehingga dapat mencegah kondisi yang lebih parah," ujarnya.


Ia juga mengingatkan perempuan untuk lebih peka terhadap perubahan kondisi tubuh dan tidak mengabaikan gejala yang muncul.


"Biasanya gejala yang perlu diperhatikan adalah perdarahan yang tidak berhenti-berhenti, menstruasi yang berlangsung lebih lama dari biasanya, atau siklus menstruasi yang tidak teratur. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan seperti pap smear sangat diperlukan," ucap Evi.


Melalui kegiatan ini, DWP DPKP Kota Cirebon berharap semakin banyak perempuan yang memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.


Sebab, ancaman penyakit serius sering kali datang tanpa gejala yang jelas.


Ketika banyak orang belum menyadari risikonya, langkah deteksi dini menjadi cara terbaik untuk melindungi diri sebelum semuanya terlambat.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.