BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kepala SMAN 1 Pelaihari (SMANPel), Ihsanul Imani, mengungkapkan hingga hari kedua pelaksanaan SPMB tercatat sebanyak 272 calon siswa telah melakukan pendaftaran.
Dari jumlah tersebut, sekitar 47 pendaftar dinyatakan ditolak oleh sistem karena terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian data yang diinput.
“Mereka yang ditolak sistem harus melakukan pendaftaran ulang dengan memperbaiki data atau dokumen yang menjadi penyebab penolakan,” jelasnya, Rabu (24/6).
Ihsanul mengatakan sekolah terus memberikan pendampingan kepada para calon peserta didik agar proses perbaikan data dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Dengan dukungan tenaga operator dan fasilitas komputer yang disediakan sekolah, diharapkan seluruh peserta dapat menyelesaikan proses pendaftaran sebelum masa SPMB berakhir.
Baca juga: Isi Teriakan Warga Desa Tarjun Kelumpang Hilir Kotabaru Kalsel Saat Rumahnya Mendadak Dilalap Api
Pelaksanaan SPMB di kedua sekolah tersebut sejauh ini berlangsung tertib tanpa kendala berarti. Pihak sekolah juga mengimbau calon peserta didik untuk mencermati kembali data dan dokumen yang diunggah agar tidak mengalami penolakan oleh sistem.
Terpisah, Kepala SMAN 2 Kintap, Qonitah, mengatakan pihaknya tetap menyiapkan fasilitas pendukung bagi calon siswa yang mengalami kesulitan saat melakukan pendaftaran secara daring.
Dua unit laptop disediakan di aula sekolah untuk digunakan para pendaftar yang membutuhkan bantuan. Juga ada tenaga IT yang ditugaskan untuk membantu. “Secara umum berjalan lancar. Kebanyakan pendaftar malah melakukan pendaftaran secara mandiri, tidak datang ke sekolah,” ucapnya.
Namun demikian pihaknya tetap menyiapkan dua unit laptop bagi yang masih merasa bingung atau mengalami kendala. Tenaga IT juga akan selalu siap melakukan pendampingan.
(banjarmasinpost.co.id/bl roynalendra)