Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini, 2 Remaja di Karimun Disambar Petir, 1 Meninggal, 1 Kritis
Mairi Nandarson June 25, 2026 10:07 AM

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN – Pihak kepolisian mengungkap kronologi kejadian dua remaja tersambar petir di kawasan Pantai KIC Teluk Paku, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (24/6/2026) siang.

Dalam kejadian ini, seorang remaja AD (16) meninggal dunia, sementara rekannya, AP (13), mengalami kondisi kritis dan saat ini menjalani perawatan intensif di Ruang ICU Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun.

Kapolsek Meral, IPTU Wardi, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 12.15 WIB. Saat itu cuaca di lokasi mendadak memburuk disertai awan gelap dan petir.

"Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, saat itu terdapat lima anak yang datang ke Pantai KIC untuk berenang. Namun ketika cuaca memburuk, tiga orang memilih berteduh, sedangkan dua korban tetap berada di dalam laut," ujar Wardi.

Di Batam, polisi dari Polsek Batam Kota  mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat merah bernomor polisi BP 2771 RM yang ditemukan terparkir tanpa pemilik di kawasan ruko dekat Hotel Kaliban, Kecamatan Batam Kota, Selasa (24/6/2026).

Motor tersebut diketahui telah berada di lokasi selama beberapa hari dan tidak ada seorang pun yang mengaku sebagai pemiliknya. 

Kondisi itu menimbulkan kecurigaan warga sekitar hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan pengaduan 110.

Polsek Batam Kota Amankan Motor Tak Bertuan, Terparkir Berhari-hari di Ruko Dekat Kaliban Hotel

POLSEK BATAM KOTA - Anggota Polsek Batam kota saat menjemput motor honda beat merah yang diamankan oleh Polsek Batam di seputar Kaliban, Selasa (23/6/2026).
POLSEK BATAM KOTA - Anggota Polsek Batam kota saat menjemput motor honda beat merah yang diamankan oleh Polsek Batam di seputar Kaliban, Selasa (23/6/2026).(Dok Polresta Barelang)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jajaran Polsek Batam Kota amankan satu unit sepeda motor Honda Beat merah bernomor polisi BP 2771 RM yang ditemukan terparkir tanpa pemilik di kawasan ruko dekat Hotel Kaliban, Kecamatan Batam Kota, Selasa (24/6/2026).

Motor tersebut diketahui telah berada di lokasi selama beberapa hari dan tidak ada seorang pun yang mengaku sebagai pemiliknya. 

Kondisi itu menimbulkan kecurigaan warga sekitar hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan pengaduan 110.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Rahmat Susanto, mengatakan laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi penemuan kendaraan.

"Kami menerima laporan dari warga melalui layanan 110 dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan," kata Rahmat.

Baca Selengkapnya

Kronologi Tragis Dua Remaja Tersambar Petir di Karimun, Berada di Laut saat Cuaca Memburuk

REMAJA TERSAMBAR PETIR DI KARIMUN - Polsek Meral mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP serta memeriksa beberapa saksi tentang kejadian dua remaja tersambar petir di Karimun, Rabu (24/6/2026)(Dokumentasi Polsek Meral/Fairoz Zamani)

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id – Pihak kepolisian mengungkap kronologi kejadian dua remaja tersambar petir di kawasan Pantai KIC Teluk Paku, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (24/6/2026) siang.

Dalam kejadian ini, seorang remaja AD (16) meninggal dunia, sementara rekannya, AP (13), mengalami kondisi kritis dan saat ini menjalani perawatan intensif di Ruang ICU Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun.

Kapolsek Meral, IPTU Wardi, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 12.15 WIB. Saat itu cuaca di lokasi mendadak memburuk disertai awan gelap dan petir.

"Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, saat itu terdapat lima anak yang datang ke Pantai KIC untuk berenang. Namun ketika cuaca memburuk, tiga orang memilih berteduh, sedangkan dua korban tetap berada di dalam laut," ujar Wardi.

Baca Selengkapnya

Fakta Balita 2 Tahun Jatuh ke Laut di Anambas, Polisi Sebut Area Bermain Korban Tanpa Pengaman

DATANGI TKP - Petugas kepolisian dari Polsek Siantan, Anambas mendatangi rumah milik Nuryati di Teluk Buluh, Desa Tarempa Timur, yang menjadi lokasi kejadian balita 2 tahun, ditemukan mengapung di laut, Rabu (24/6/2026).
DATANGI TKP - Petugas kepolisian dari Polsek Siantan, Anambas mendatangi rumah milik Nuryati di Teluk Buluh, Desa Tarempa Timur, yang menjadi lokasi kejadian balita 2 tahun, ditemukan mengapung di laut, Rabu (24/6/2026).(Tribun Batam/Ihsan Imaduddin)

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Kepolisian Sektor (Polsek) Siantan langsung menurunkan personel untuk membantu proses evakuasi seorang balita berusia 2 tahun 8 bulan yang terjatuh ke laut di Teluk Buluh, Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (24/6/2026).

Balita tersebut diketahui bernama Shafawan Dhaffa Alfendra (SDA), putra dari Ilham, seorang nelayan tradisional yang sehari-hari mencari nafkah di laut.

Kapolsek Siantan, Iptu Dodi Setiawan mengatakan, saat petugas tiba di lokasi kejadian, kondisi korban sudah tidak sadarkan diri dan segera dibawa ke RSUD Tarempa untuk mendapatkan penanganan medis.

"Begitu menerima laporan, anggota kami langsung menuju lokasi. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tarempa untuk mendapatkan pertolongan medis," kata Dodi kepada TRIBUNBATAM.id.

Baca Selengkapnya

Lansia Hilang di Lingga, Nenek Nurhayati Terakhir Pakai Daster Motif Bunga dan Jilbab Biru

PENCARIAN LANSIA DI LINGGA - Pencarian Nenek Nurhayati (69), warga Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Rabu (24/6/2026).
PENCARIAN LANSIA DI LINGGA - Pencarian Nenek Nurhayati (69), warga Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Rabu (24/6/2026).(Tribun Batam/Febriyuanda)

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Suasana di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, masih dipenuhi kecemasan hingga Rabu (24/6/2026) sore.

Warga bersama tim gabungan terus berjibaku melakukan pencarian terhadap Nurhayati (69), seorang lansia yang dilaporkan hilang sejak keluar dari rumahnya.

Sejak pagi hingga menjelang senja, puluhan warga terlihat menyebar ke berbagai penjuru hutan di belakang desa.

Mereka menyusuri jalur-jalur setapak di perbukitan, memasuki kawasan hutan yang berada di belakang rumah Nurhayati, hingga menelusuri aliran sungai yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan Nurhayati.

Korban diketahui terakhir kali terlihat mengenakan daster bermotif bunga berwarna oranye dan jilbab biru saat meninggalkan rumah.

Baca Selengkapnya

Kecelakaan di Tanjungpinang, Kejadiannya Tengah Malam Saat Warga Terlelap Tidur

KECELAKAAN  - Lokasi kecelakaan kecelakaan tunggal sepeda motor di Jalan Agus Salim Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) Rabu (24/6/2026).
KECELAKAAN - Lokasi kecelakaan kecelakaan tunggal sepeda motor di Jalan Agus Salim Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) Rabu (24/6/2026).(Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng)

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG  -  Kecelakaan tunggal di Jalan Agus Salim, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) membuat warga kaget. Sebab insiden itu terjadi pada Rabu (24/6/2026) sekira pukul 01.00 WIB.

Kala itu suasana jalan sepi, tanpa ada warga sekitar yang menyaksikannya.

Seorang warga sekitar, Katarina tidak mengetahui kejadian tersebut. 

Dia justru mengetahui dari video yang beredar luas di medsos. 

"Saya memang tinggal dekat sini. Tapi pas kejadian saya tidak tahu," kata Katarina.

Baca Selengkapnya

Tangis Keluarga Pecah di Rumah Sakit, Remaja Korban Sambaran Petir Masih Dirawat di ICU

SUASANA RUANGAN ICU RS BAKTI TIMAH - Suasana hening dan sedih di ruangan ICU Bakti Timah Kabupaten Karimun yang dimana di ruangan ini Remaja Korban tersambar petir dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif, Rabu (24/6/2026)
SUASANA RUANGAN ICU RS BAKTI TIMAH - Suasana hening dan sedih di ruangan ICU Bakti Timah Kabupaten Karimun yang dimana di ruangan ini Remaja Korban tersambar petir dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif, Rabu (24/6/2026)(Fairoz Zamani/TribunBatam.id/Fairoz Zamani)

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN – Suasana haru menyelimuti ruang ICU Rumah Sakit Bakti Timah, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (24/6/2026) malam.

Di balik pintu ruang perawatan intensif itu, seorang remaja berusia 13 tahun masih berjuang menjalani perawatan setelah menjadi korban sambaran petir di kawasan Pantai KIC Teluk Paku.

AP (13) kini dirawat secara intensif setelah mengalami luka akibat sambaran petir saat berenang bersama sejumlah rekannya di Pantai KIC Teluk Paku, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat.

Di luar ruangan ICU, sejumlah anggota keluarga tampak menunggu dengan penuh harap sambil menanti kabar perkembangan kondisi korban.

Baca Selengkapnya

Penetapan Tersangka Oleh Polresta Barelang Bukan Akhir, Sekolah Djuwita Minta Kasus Diusut Tuntas

Kepala Sekolah Play Group Djuwita Batam, Lidiawati Siadari, bersama tim kuasa hukum memperlihatkan ijazah nya.
Kepala Sekolah Play Group Djuwita Batam, Lidiawati Siadari, bersama tim kuasa hukum memperlihatkan ijazah nya.(Tribun Batam/istimewa)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus dugaan ancaman kekerasan terhadap guru di Sekolah Djuwita Batam memasuki babak baru setelah Polresta Barelang menetapkan pria berinisial SS sebagai tersangka.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan, pihak sekolah kini meminta kepolisian mengawasi laporan balik yang diajukan tersangka agar tidak berujung pada kriminalisasi terhadap pihak yang mengaku sebagai korban.

Kepala Sekolah Play Group Djuwita Batam, Lidiawati Siadari, mengatakan laporan ke Polda Kepulauan Riau diajukan sekitar satu bulan setelah pihak sekolah lebih dahulu melaporkan dugaan ancaman kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah.

"Kami memohon kepada Bapak Kapolri dan Kapolda Kepri untuk mengawasi laporan tersebut. Jangan sampai laporan ini dijadikan alat untuk mengkriminalisasi kami, para guru yang notabene menjadi korban dugaan ancaman kekerasan," ujar Lidiawati Siadari, Rabu (24/6/2026).

Meski menyoroti adanya laporan balik tersebut, Lidiawati tetap menyampaikan apresiasi kepada Polresta Barelang atas langkah hukum yang telah diambil. Menurutnya, penetapan tersangka menjadi bentuk keseriusan aparat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan pendidikan.

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.