PLN Tanam 1.000 Pohon di Lembang, Perkuat Mitigasi Bencana dan Pemulihan Lingkungan
bisnistribunjabar June 25, 2026 12:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, Cimahi, 20 Juni 2026 - Komitmen PT PLN (Persero) dalam mendukung pemulihan lingkungan dan memperkuat mitigasi bencana terus diwujudkan melalui berbagai aksi nyata. Salah satunya dilakukan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat bersama PLN UP3 Cimahi melalui Program Green Resilience 2026 dengan menanam 1.000 pohon di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Program ini difokuskan untuk mendukung pemulihan kawasan yang memiliki potensi kerawanan longsor sekaligus memperkuat daya dukung lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, unsur Polsek, Koramil, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, PLN berupaya menghadirkan solusi berbasis lingkungan untuk membantu mengurangi risiko erosi dan longsor, menjaga kesuburan tanah, meningkatkan daya resap air, serta memperluas ruang hijau di wilayah Lembang.

Kegiatan tersebut dihadiri Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Barat Krisantus H. Setyawan, Senior Manager Keuangan PLN UID Jawa Barat Refa Purwati, jajaran Srikandi PLN, pegawai PLN UID Jawa Barat, serta jajaran PLN UP3 Cimahi. Turut hadir pula unsur Dinas Lingkungan Hidup, pimpinan Polsek dan Koramil, serta pemerintah daerah setempat.

Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan langkah konkret PLN dalam mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus membantu masyarakat di kawasan yang memiliki potensi risiko bencana.

"Melalui Program Green Resilience 2026, PLN ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat dan lingkungan. Penanaman 1.000 pohon ini diharapkan dapat membantu memperkuat kawasan Lembang, menjaga daya dukung lingkungan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar. Kami percaya bahwa menjaga bumi adalah bagian dari menjaga kehidupan, karena listrik untuk kehidupan juga berarti ikut merawat alam tempat masyarakat tumbuh dan beraktivitas," ujar Aryta.

Aryta menambahkan, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan sinergi yang kuat. Menurutnya, pemulihan kawasan rawan longsor tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi harus menjadi gerakan bersama antara perusahaan, pemerintah, aparat kewilayahan, komunitas, dan masyarakat.

Bagi masyarakat, keberadaan pohon-pohon yang ditanam diharapkan dapat memberikan perlindungan jangka panjang terhadap potensi bencana, menjaga kualitas lingkungan, serta menciptakan kawasan yang lebih aman dan nyaman untuk ditinggali.

Salah seorang warga Pasirlangu, Jajang, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian PLN terhadap pemulihan lingkungan di wilayahnya. Ia menilai kegiatan penanaman pohon ini memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kawasan sekitar agar lebih hijau, sejuk, dan aman dari potensi bencana.

"Kami sebagai warga merasa sangat terbantu dan berterima kasih kepada PLN yang sudah peduli terhadap lingkungan di Lembang. Penanaman pohon ini sangat berarti bagi kami, apalagi wilayah ini memiliki potensi rawan longsor. Mudah-mudahan pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, menjaga tanah tetap kuat, membuat lingkungan lebih asri, dan memberikan manfaat bagi anak cucu kami ke depan," ujar Jajang.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa PLN terus berkomitmen mendukung agenda transisi energi dan keberlanjutan lingkungan melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, upaya pemulihan lingkungan sejalan dengan komitmen PLN dalam menghadirkan energi yang tidak hanya andal, tetapi juga bertanggung jawab terhadap masa depan bumi.

"PLN memiliki tanggung jawab untuk terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui program sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Penanaman 1.000 pohon di Lembang ini merupakan bagian dari komitmen PLN UID Jawa Barat dalam mendukung pelestarian alam, mitigasi risiko bencana, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bersama bahwa menjaga lingkungan adalah investasi penting bagi keselamatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat," tutur Sugeng Widodo.

Melalui Program Green Resilience 2026, PLN UID Jawa Barat bersama PLN UP3 Cimahi berharap upaya pemulihan kawasan rawan longsor di Lembang dapat berjalan berkelanjutan. Selain memperkuat ketahanan lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif bahwa mitigasi bencana dan pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama demi keselamatan Masyarakat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.