Menteri Kebudayaan dan Olahraga Israel, Miki Zohar, mengkritik langkah Washington dalam menangani negosiasi dengan Teheran.
Menurut Zohar, Amerika Serikat tidak memahami pihak yang sedang mereka hadapi dalam isu Iran.
Bahkan, ia memperingatkan bahwa hubungan kedua negara bisa semakin memburuk.
Hal itu disampaikan Menteri Zohar pada Rabu (24/6).
Zohar memperingatkan, dalam waktu dekat Amerika Serikat berpotensi berada pada jalur bentrokan dengan Israel.
Atas hal itu, Israel akan mempertimbangkan kebijakan Washington, terutama jika menyangkut kepentingan keamanan nasional.
Zohar juga meragukan efektivitas kesepakatan antara AS dan Iran yang bertujuan meredakan konflik.
"Mereka tidak memahami siapa yang sedang mereka hadapi," kata Zohar.
"AS akan berada di jalur bentrok dengan Israel dalam waktu dekat, dan respons kita terhadap AS tidak akan otomatis," tambahnya.
Ia menilai perjanjian tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan senjata nuklir dan justru berpotensi memicu kembali konflik di masa depan.
Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan, pasukan Israel akan tetap beroperasi di Lebanon Selatan.
Netanyahu menyebut pasukan Israel memiliki kebebasan penuh untuk bertindak demi mencegah ancaman terhadap wilayah utara Israel.
Menurutnya, kelanjutan operasi militernya di berbagai wilayah konflik juga dilakukan demi alasan keamanan nasional.