CURHAT TAUFIK Takut Dicari Banyak Orang imbas Sekap Pacar, Ikuti Saran Mantan Bos
Latif Ghufron Aula June 25, 2026 02:11 PM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUN-VIDEO, BANDUNG - Informasi yang beredar terkait penangkapan TH (30), terduga pelaku dari kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29), di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, rupanya punya cerita lain.

Sebelumnya, kasus tersebut bermula dari YTR, wanita asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, disekap dan dianiaya selama tiga tahun oleh sang pacar, Taufik Hidayat. YTR terakhir kali tinggal bersama TH dalam sebuah kontrakan di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban diantarkan dalam kondisi mengenaskan ke IGD RSHS Bandung.

Berdasarkan penelusuran Tribun Jabar, TH sebenarnya menyerahkan diri kepada pihak kepolisian di sebuah rumah yang berada di Komplek Griya Pesona, Desa Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6/2026).

Rumah tersebut diketahui milik Dadang Ahyar Ismail (53), mantan atasan TH saat bekerja beberapa tahun lalu. Lokasi itulah yang menjadi tempat proses pembujukan, sebelum TH akhirnya menyerahkan diri kepada aparat kepolisian.

Baca: Usai Taufik Hidayat Ditangkap, YTR Mulai Bangkit dan Bermimpi Buka Usaha Ayam Geprek

Dadang mengatakan bahwa beberapa hari sebelum menyerahkan diri, TH sebenarnya sempat menghubungi melalui sambungan telepon. Dalam percakapan Dadang dan TH, pelaku mengaku kebingungan usai namanya menjadi sorotan publik.

"Sebelum menyerahkan diri itu. TH itu sebenarnya sempat menelepon saya beberapa hari lalu. Dia bilang, dia viral se-Indonesia. Terus harus gimana, dia bilang ke saya minta bantuan perlindungan ke saya," ujarnya kepada Tribun Jabar pada Rabu (24/6/2026).

Mendengar hal tersebut, Dadang kemudian mencoba memberikan masukan kepada TH terkait kondisi yang sedang dihadapinya. Dari percakapan tersebut, dirinya meminta TH untuk segera menyerahkan dirinya agar tidak terjadi lagi hal yang lebih parah.

Baca: Mantan Istri Bongkar Akal Bulus Taufik Hidayat, Rumah Tangga Cuma Bertahan 2 Pekan

"Saya bilang ke TH, pertama, kamu misalkan mau terus lari sampai kapan, pasti capek. Kedua, karena sudah ramai, kamu bisa ditangkap warga dan bisa dihakimi sampai mati. Ketiga, semisalnya ketangkap polisi, kayak di TV  bisa ditembak," katanya.

"Di situ saya bilang kamu milih yang mana. Lalu saya bilang, lebih baik kamu menyerahkan diri saja. Di situ dia mikir lama, sampai akhirnya TH bilang, 'Ya sudah, saya ngikut Bapak aja mau menyerahkan diri'. Ya sudah disitu saya telfon polisi," ucapnya.

Meskipun begitu, TH sempat tidak kunjung menyerahkan diri pascapercakapan tersebut, hingga pada akhirnya tepat pada Selasa (23/6/2026) pagi, pelaku penyekapan dan penganiayaan tersebut tiba-tiba ada di rumah Dadang.

"Pagi-pagi, saya mau berangkat kerja dia sudah di sini. Saya bingung karena saya mau berangkat kerja, dan belum nelfon polisi. Akhirnya saya bilang ke TH, 'kamu terserah mau kemana. Tapi yang jelas hari ini kamu harus nyerahin diri'," ujarnya.

Barulah pada sore harinya, Dadang mengatakan, pihak kepolisian sudah datang ke rumahnya. Lalu, beberapa saat setelah itu, TH datang ke rumahnya dan langsung menyerahkan diri kepada pihak kepolisian di Komplek Griya Pesona.

"Jadi perjanjiannya itu saya sama TH, dia menyerahkan diri, tapi saya ikut mendampingi. Akhirnya pada saat itu, saya ikut dari belakang saat TH dibawa. Dia kooperatif. Dia menyerahkan diri dan saya juga ikut mendampingi," katanya.

#kriminal #penyekapan #bandung #pacar #kekerasan 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.