Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku terus mengoptimalkan pelaksanaan lima program prioritas sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kelima program tersebut meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya), serta pengembangan Super Apps Keluarga.
Kepala Perwakilan BKKBN Maluku, Dr. Edi Setiawan, menjelaskan bahwa program-program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan keluarga, mulai dari pencegahan stunting hingga peningkatan kesejahteraan lansia.
Baca juga: KKP Libatkan Warga Pesisir SBT Awasi Laut, Perangi Bom Ikan dan Illegal Fishing
Baca juga: SPAM Kota Bula Hampir Rampung, PUPR SBT Targetkan Usulan ke Pusat Tahun 2027
Program Genting difokuskan pada upaya kolaboratif pencegahan dan percepatan penurunan stunting, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi fase penting pertumbuhan anak.
Sementara itu, Tamasya bertujuan menyediakan fasilitas pengasuhan anak yang aman, nyaman, dan berkualitas guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Adapun GATI hadir untuk mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak di lingkungan keluarga.
Sedangkan Sidaya diarahkan pada pembinaan dan pemberdayaan keluarga agar para lanjut usia (lansia) tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
Selain itu, BKKBN juga mengembangkan Super Apps Keluarga, sebuah platform digital yang mengintegrasikan layanan data dan informasi kependudukan serta program keluarga dalam satu sistem yang mudah diakses masyarakat.
Menurut Edi, seluruh program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membangun keluarga yang tangguh, sehat, dan berkualitas.
"Melalui program-program ini, kami berharap dapat tercipta lingkungan yang aman, sehat, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di tengah keluarga dan masyarakat," ujarnya.
Ia juga berharap sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dapat terus terjaga sehingga berbagai program prioritas BKKBN dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
"Saya berharap kolaborasi ini terus terjaga sehingga berbagai program dapat benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya. (*)