Jadwal Buka Puasa Asyura Kamis 25 Juni 2026 di Kalsel: Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura Hingga HST
Mulyadi Danu Saputra June 25, 2026 03:02 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Puasa Asyura dikerjakan umat Islam pada 10 Muharram. Berikut jadwal buka puasa Asyura hari ini di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Rantau, Barabai, Amuntai, Kandangan, Balangan, Tanjung, Pelaihari, Batulicin hingga Kotabaru.

Untuk tahun 1448 Hijriah atau 2026 ini, terdapat perbedaan waktu pelaksanaan di Indonesia.

Kalangan Muhammadiyah berpuasa Asyura pada hari ini, Kamis, 25 Juni 2026. 

Sedangkan bagi kaum muslim yang mengikuti ketetapan Nahdlatul Ulama (NU), puasa Asyura dilaksanakan pada Jumat 26 Juni 2026. 

Berbagai peristiwa istimewa diyakini terjadi pada hari tersebut. 

Baca juga: Jadwal, Niat dan Keutamaan Puasa Asyura 2026, Ustadz Adi Hidayat Beber Cara Rasulullah SAW Kerjakan

Mulai dari diselamatkannya Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun hingga berbagai bentuk pertolongan Allah SWT kepada para nabi terdahulu. 

Karena keutamaannya yang besar, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa Asyura sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT. 

Ustadz Adi Hidayat (UAH) menyampaikan sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW doa berbuka puasa lebih tepat dibaca saat waktu adzan berkumandang atau waktu berbuka tiba.

"Kita ambil salah satu yang jarang diperdebatkan hadits riwayat At-Tirmidzi nomor hadits 2357 riwayat sahabat Ibnu Omar," terang Ustadz Adi Hidayat dikutp Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Adi Hidayat Official.

Hadis tersebut adalah sebagai berikut:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

'Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah'

Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah (jika Allah menghendaki)."

Dari hadis tersebut terdapat dua pendapat tentang cara makan dan berdoa bagi umat muslim.

Ustadz Adi Hidayat menguraikan, pendapat pertama mengacu pada arti dari hadist tersebut telah hilang dahaga, maka dapat diartikan minum terlebih dahulu kemudian membaca doa.

"Pada hal ini ada yang mengamalkan baca bismillah dulu, minum, baru membaca doa tersebut, kemudian dilanjutkan dengan mencicipi kurma dan makan makanan lainnya," ucap Ustadz Adi Hidayat.

Pendapat kedua doa itu dibaca ketika berbuka sebelum minum dan makan, sebagaimana hal ini sebagai jaminan ketenangan yang diberikan Allah SWT.

Meski ada dua pendapat, Ustadz Adi Hidayat mengatakan tak ada yang perlu dipertentangkan. Dibaca sebelum dan sesudah bukan suatu masalah, asalkan membaca doa.

Doa tersebut dikatakan Ustadz Adi Hidayat adalah doa pengantar, sebab bagi umat Islam yang berpuasa hendaknya memperbanyak doa.

"Berdasarkan hadis sahih, ada tiga golongan yang sulit ditolak doanya, di antaranya pemimpin yang adil, dan orang yang berpuasa, saat berbuka adalah saat mustajab untuk berdoa," jelas Ustadz Adi Hidayat.

Ada dua pahala yang didapat orang berpuasa yakni mengabulkan doa yang dimohonkan dan diberikan pahala puasa saat tiba di akhirat.

Saat berbuka, senantiasa memanjatkan permohonan keberkahan, kesehatan, dan keselamatan bagi diri sendiri dan keluarga.

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Artinya: "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."

"Kalau dibahasa-arabkan kurang lebih Allaahummalakasumtu wabika amantu wa'aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin begitu maknanya," tukas Ustadz Adi Hidayat.

Jadwal Buka Puasa Asyura 2026

Bagi warga Kalimantan Selatan laksanakan puasa Asyura hari ini, berikut jadwal berbuka
di 13 kabupaten/kota di Kalsel Kamis (25/6/2026):

Kota Banjarbaru:

Magrib: 18.25 Wita

Pelaihari (Tanahlaut) :

Magrib: 18.24 Wita

Kotabaru:

Magrib: 18.17 Wita

Barabai (HST):

Magrib: 18.20 Wita

Kota Banjarmasin:

Magrib: 18.20 Wita

Martapura (Banjar):

Magrib: 18.21 Wita

Tanjung (Tabalong):

Magrib: 18.24 Wita

Batulicin (Tanahbumbu):

Magrib: 18.20 Wita

Baritokuala (Batola):

Magrib: 18.25 Wita

Amuntai (HSU): 

Magrib: 18.24 Wita

Kandangan (HSS):

Magrib: 18.21 Wita

Rantau (Tapin):

Magrib: 18.21 Wita

Paringin (Balangan):

Magrib: 18.22 Wita

Doa Buka Puasa Asyura

Setelah menyelesaikan puasa Asyura, umat Islam dapat membaca salah satu doa berbuka berikut.

Doa Pertama

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Latin:

"Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin."

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

Doa Kedua

تَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Latin:

"Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insyaallah."

Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah."

Keutamaan Puasa Asyura

Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan puasa Asyura dalam hadis:

يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

Artinya: "Menghapus dosa setahun yang telah berlalu." (HR Muslim)

Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda:

أَفْضَلُ الصَّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

Artinya: "Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Muharram dan salat yang paling utama setelah salat fardu adalah salat malam." (HR Muslim)

Amalan Dianjurkan pada Hari Asyura

Mengutip pendapat ulama yang dinukil dalam kitab I'anah at-Thalibin, terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan pada hari Asyura, yaitu memperbanyak salat sunah, berpuasa, menyambung silaturahmi, bersedekah, mandi.

Selain itu menjenguk orang sakit, mengusap kepala anak yatim, memperbanyak nafkah kepada keluarga, memotong kuku, memperbanyak zikir dan doa, serta membaca Surat Al-Ikhlas.

Hari Asyura juga menjadi momentum untuk memperbanyak syukur, introspeksi diri, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. 

Menjalankan puasa Asyura disertai berbagai amalan kebaikan lainnya, umat Islam berharap dapat meraih ampunan, keberkahan, serta pahala yang berlipat ganda di bulan Muharram yang mulia.

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.