Bersama Pemkab Sarolangun, Sinar Mas Agribusiness and Food Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla
Suci Rahayu PK June 25, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, Sarolangun, Jambi, 25 Juni 2026 – Sinar Mas Agribusiness and Food bersama Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Apel Kesiapsiagaan Karhutla yang dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun, H. Hurmin, S.E., di PT Primatama Kreasimas (PKM), Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif menghadapi musim kemarau sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, aparat terkait, dan sektor swasta dalam mencegah terjadinya karhutla di Sarolangun.

Apel siaga dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Sarolangun, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, pemerintah kecamatan, serta Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) perusahaan.

Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat mendemonstrasikan simulasi penanganan kebakaran sebagai bagian dari apel kesiapsiagaan karhutla
Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat mendemonstrasikan simulasi penanganan kebakaran sebagai bagian dari apel kesiapsiagaan karhutla (Ist)

Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun H. Hurmin menyampaikan apresiasi kepada Sinar Mas Agribusiness and Food atas komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.

 Ia menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan mengingat prakiraan musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang pada tahun ini.

"Kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan harus terus ditingkatkan. Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan lebih kering dan lebih panjang tahun ini, seluruh pemangku kepentingan harus memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin," ujar Hurmin.

Regional Controller (RC) Jambi 2 Sinar Mas Agribusiness and Food, Fahrizal, mengatakan bahwa apel siaga merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau.

 Ia menegaskan bahwa pencegahan Karhutla hanya dapat dilakukan melalui kolaborasi yang erat antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat.

"Melalui apel siaga ini, kami ingin memastikan kesiapan tim, sarana, dan prasarana penanggulangan Karhutla sekaligus memperkuat komitmen bersama antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan," kata Fahrizal.

Baca juga: Promo Alfamart Jambi 25 Juni 2026, SilverQueen Rp10.900 hingga Cornetto Beli 2 Gratis 1

Baca juga: Disdik Kota Jambi Belum Terima Informasi Resmi soal Hibah Motor Listrik untuk Guru Honorer

Sebagai bagian dari kegiatan, Bupati Sarolangun bersama jajaran manajemen perusahaan melakukan inspeksi terhadap kesiapan personel dan sarana penanggulangan Karhutla, termasuk pompa bertekanan tinggi, selang pemadam, alat pelindung diri, kendaraan operasional, ambulans, serta berbagai peralatan pendukung lainnya guna memastikan seluruh sumber daya siap digunakan apabila diperlukan.

Selain menyiagakan Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) yang secara rutin mendapatkan pelatihan bersama Manggala Agni, perusahaan juga menjalankan berbagai upaya pencegahan Karhutla, antara lain patroli darat, sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat, pembentukan dan pembinaan kelompok Masyarakat Siaga Api (MSA), serta edukasi mengenai pembukaan lahan tanpa bakar.

Untuk mendukung deteksi dini dan respons cepat, perusahaan memanfaatkan sistem pemantauan hotspot berbasis satelit serta CCTV berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mendeteksi indikasi asap secara otomatis sehingga memungkinkan tindakan penanganan dilakukan lebih cepat. 

Perusahaan juga memastikan kesiapan sumber daya air melalui pengelolaan embung dan sekat kanal sebagai cadangan air selama musim kemarau.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan dan penanganan Karhutla yang melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, dan perusahaan, serta simulasi pemadaman kebakaran oleh Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat perusahaan.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan pemerintah, aparat, dan masyarakat, Sinar Mas Agribusiness and Food terus memperkuat upaya pencegahan Karhutla guna mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman selama musim kemarau.


Tentang Sinar Mas Agribusiness and Food

Sinar Mas Agribusiness and Food, yang beroperasi di bawah Golden Agri-Resources (GAR), merupakan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka dengan luas areal tanam di Indonesia lebih dari setengah juta hektare, termasuk kebun milik petani plasma, serta bermitra dengan lebih dari 800.000 petani swadaya.

Sebagai bagian dari agribisnis global GAR dengan pendekatan seed-to-shelf, perusahaan ini mengelola operasi terpadu dalam produksi bahan pangan berbasis minyak nabati, serta terus bertumbuh dengan tujuan memberikan nilai jangka panjang melalui praktik produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan.

Di Indonesia, kegiatan utama perusahaan meliputi budidaya dan pemanenan kelapa sawit, pengolahan tandan buah segar menjadi minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan inti sawit, serta penyulingan CPO menjadi produk bernilai tambah seperti minyak goreng, margarin, shortening, dan biodiesel yang dipasarkan ke berbagai negara.

Perusahaan juga beroperasi di Tiongkok dan India dengan fasilitas pengolahan minyak nabati dan produk pangan. Pada 2025, perusahaan memproduksi sekitar 2,8 juta metrik ton produk berbasis kelapa sawit dengan lebih dari 30 merek konsumen.

Keberlanjutan merupakan hal penting bagi perusahaan. Sejalan dengan kebijakan Responsible Agri-Commodity Sourcing dan kerangka Collective for Impact dari GAR, perusahaan berkomitmen memastikan praktik yang bertanggung jawab, meningkatkan transparansi rantai pasok, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Saat ini, 99,8 persen rantai pasok kelapa sawit di Indonesia dapat ditelusuri hingga ke tingkat perkebunan, sementara komoditas non-kelapa sawit mencapai 100 % hingga tingkat pabrik.

Perusahaan induknya, GAR didirikan pada tahun 1996 dan tercatat di Bursa Efek Singapura pada 1999, dengan kapitalisasi pasar sebesar US$3,0 miliar per 31 Maret 2026.

Flambo International Limited merupakan pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 50,56 % . GAR memiliki beberapa anak perusahaan, termasuk PT SMART Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1992. Secara global, GAR beroperasi di 14 negara dan menjangkau lebih dari 110 pasar, didukung oleh kekuatan logistik dan perdagangan komoditas lainnya seperti gula, kedelai, bunga matahari, dan kelapa. (adv)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Polda Jambi Gelar Bhayangkara Presisi Job Fair & Bazar UMKM, Ada 1.000 Lowongan di 100 Perusahaan

Baca juga: Promo Alfamart Jambi 25 Juni 2026, SilverQueen Rp10.900 hingga Cornetto Beli 2 Gratis 1

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.