Macet Parah Akibat Perbaikan Jalintim Pelalawan, Bupati Zukri Stop Sementara Pekerjaan Kontraktor
Sesri June 25, 2026 03:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Bupati Pelalawan menghentikan sementara pekerjaan perbaikan Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 74 sampai 84 yang sedang berlangsung hingga Kamis (25/6/2026).

Keputusan ini diambil lantaran kemacetan parah terjadi dalam beberapa hari terakhir, akibat intensitas kendaraan yang lewat meningkat tajam.

Sistem buka tutup arus lalu lintas yang diterapkan tidak mampu mengurai kemacetan parah, baik dari arah Pangkalan Kerinci ke Sorek maupun sebaliknya.

Pengendara mengantri hingga 4 jam lamanya agar bisa melewati titik proyek perbaikan Jalintim. 

"Setelah kita melakukan peninjauan tadi sepanjang antrian kendaraan dan melakukan rapat singkat, kita putuskan agar pekerjaan dihentikan selama tiga hari ini," tutur Bupati Zukri didampingi perwakilan kontraktor serta para pihak terkait, Kamis (25/6/2026) di Jalintim Kilometer 74. 

Zukri menyebutkan, penghentian sementara pekerjaan kontraktor PT Global Jaya Maritimindo (GJM) selama tiga hari kedepan sampai Minggu (28/6/2026).

Untuk mengurangi kemacetan yang dirasakan oleh masyarakat selama berjam-jam saat melewati Jalintim Pangkalan Kerinci. Proses pengerjaan dihentikan dan hanya perbaikan yang butuh penyelesaian mendesak saja. 

Ia menilai, peningkatan kendaraan yang melewati jalan nasional di Pelalawan itu dipengaruhi oleh libur anak sekolah.

Baca juga: 15 Mobil Ditilang Satlantas Polres Pelalawan, Terobos Antrian di Titik Buka Tutup Jalintim KM 75

Baca juga: Kemacetan Parah Akibat Perbaikan Jalintim, DPRD Pelalawan Akan Panggil Kontraktor dan BPJN Riau

Setelah penerimaan rapot kenaikan kelas pekan lalu, musim libur mulai pekan ini. Sehingga mobilisasi semakin tinggi karena ingin liburan atau pulang ke kampung halaman. 

"Jadi tiga hari kedepan kemacetan akan berkurang drastis. Memang tetap buka tutup, tapi hanya sebentar saja karena ngak ada pekerjaan lagi," tandasnya.

Sebelum mengambil kebijakan tersebut, Bupati Zukri terlebih dahulu memantau situasi antrian. Didampingi Kepala Dinas PUPR Irham Nisbar, Kepala Satpol PP Tengku Junaidi, serta perwakilan Satlantas Polres Pelalawan dan perwakilan dari kontraktor PT GJM.

Rombongan menggunakan sepeda motor dari Jalan Lingkar Timur yang merupakan titik antrian dari arah Pangkalan Kerinci. 

Panjang antrian kendaraan besae dan kecil dipantau sambil berdialog dengan para sopir yang mengaku telah terjebak macet tiga sampai empat jam lamanya.

 Setelah antrian dari dari arah Pangkalan Kerinci dilusuri, hasil perbaikan jalan juga ditelisik Bupati Zukri di sepanjang Kilometer 74 sampai 77. Untuk melihat progres pekerjaan kontraktor. Mulai dari penimbunan hingga pembangunan box culvert

Inspeksi berlanjut melihat panjang antrian dari dari arah Sorek, mulai Kilometer 77 sampai ke 83 melewati jawaban kembar Sungai Kampar. Kemudian putar balik kembali ke titik tengah teparnya di simpang Jalintim ke Jalan Lingkar Timur. 

Bupati Zukri langsung memimpin pertemuan singkat dengan seluruh pihak, termasuk kontraktor PT GJM yang dihadiri General Manager Meika.

Mereka sepakat dengan usulan untuk penghentian sementara pekerjaan selama tiga hari kedepan. Agar arus lalu lintas kembali lancar, mengingat musim libur sekolah. 

"Paling yang dikerjakan hanya box culvert saja. Yang lainnya dihentikan. Tak ada lampu alat berat, material, maupun kendaraan perusahaan di sepanjang jalur," katanya. 

GM PT GJM Meika menyebutkan, akan menyelesaikan pekerjaan yang bisa dituntaskan hari ini. Pihaknya menyetujui penghentian proyek sementara selama tiga hari kedepan, agar arus lalu lintas kembali lancar. 

"Memang ini musim libur sekolah, jadi kendaraan yang lewat meningkat. Macet juga diperparah oleh kendaraan yang menerobos antrian," katanya. 

Setelah pekerjaan stop selama tiga hari, Pemda dan seluruh pihak akan kembali melakukan pertemuan untuk melihat hasil evaluasi selama tiga hari jalur Jalintim dibuka.

Kemudian akan diambil langkah selanjutnya dalam mengatasi kemacetan parah.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.