Korsleting Listrik Kipas Angin Picu Kebakaran di MI Negeri 2 Jombang
Titis Jati Permata June 25, 2026 03:50 PM

 

SURYA.co.id, JOMBANG – Aktivitas belajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri 2 Jombang, Dusun Tanggungan, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, terganggu setelah kebakaran melanda kompleks sekolah tersebut pada Rabu (24/6/2026) sore.

Api yang diduga berawal dari area kantin merembet ke sejumlah ruangan hingga menyebabkan kerugian material sekitar Rp100 juta.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 14.30 WIB saat warga melihat kepulan asap disertai kobaran api dari kantin sekolah. 

Dalam hitungan menit, api membesar dan menjalar ke beberapa bangunan di lingkungan madrasah.

Kebakaran di Area Kantin

Kapolsek Plandaan AKP Sartono mengatakan, laporan pertama diterima dari warga yang mengetahui adanya kebakaran di area kantin. 

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak sekolah dan aparat terkait.

"Api awalnya muncul dari area kantin, kemudian merambat ke ruang kelas 6, ruang kelas 2, dan ruang guru," ucapnya kepada SURYA.co.id, Kamis (25/6/2026).

Baca juga: Breaking News : Kebakaran Rumah di Petemon Surabaya Renggut Nyawa Balita Perempuan

Sebelum petugas datang, warga bersama perangkat desa berupaya menahan laju api dengan melakukan pemadaman secara manual. 

Langkah tersebut membantu mencegah kobaran semakin meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Tak lama berselang, tim pemadam kebakaran dan personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. 

Korsleting Listrik Kipas Angin

Setelah proses pemadaman dan pendinginan, api berhasil dikendalikan dan tidak sempat menjalar ke seluruh area sekolah.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu gangguan arus listrik pada kipas angin yang berada di kantin. 

Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

"Sejumlah ruangan mengalami kerusakan cukup parah. Meski tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa, kerugian material yang ditimbulkan ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta," ungkapnya.

Saat ini aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak dan melakukan pendalaman guna mengungkap sumber kebakaran secara pasti.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.