TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dikenal memiliki bentang alam perbukitan dan pegunungan yang memikat.
Tak heran, nama Wonogiri sendiri berasal dari bahasa Jawa, yakni wono yang berarti hutan dan giri yang berarti gunung.
Di antara banyak destinasi alam yang ada, Gunung Besek menjadi salah satu tempat yang layak masuk daftar kunjungan saat akhir pekan.
Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Solo, Ada Ayam Goreng Legendaris hingga Selat Khas
Wisata alam ini menawarkan panorama pegunungan yang luas, udara segar, serta suasana tenang yang cocok untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Gunung Besek berada di Dusun Bugelan, Desa Plosorejo, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.
Lokasinya berjarak sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Wonogiri dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.
Sedangkan dari Kota Solo, Gunung Besek berjarak 87 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam 42 menit kendaraan pribadi.
Perjalanan menuju Gunung Besek dapat ditempuh melalui jalur utama Wonogiri–Purwantoro.
Setelah tiba di Kecamatan Purwantoro, perjalanan dilanjutkan menuju Kecamatan Kismantoro.
Memasuki wilayah Kismantoro, pengunjung akan disuguhi suasana khas pegunungan dengan jalan yang berkelok dan menanjak.
Di beberapa titik, hamparan hutan pinus yang rindang menjadi teman perjalanan sekaligus spot menarik untuk beristirahat dan berfoto.
Meski sebagian ruas jalan menjelang Desa Bugelan masih terdapat aspal yang rusak, akses menuju lokasi wisata relatif mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata di Dekat Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Cocok untuk Liburan Sekolah
Setelah sampai di sekitar Balai Desa Bugelan, pengunjung dapat mengikuti petunjuk menuju Gunung Besek.
Kendaraan biasanya diparkir di halaman rumah warga sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Berbeda dengan pendakian gunung pada umumnya, perjalanan menuju titik utama Gunung Besek tergolong singkat dan mudah.
Dari area parkir, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar lima menit melalui jalan setapak.
Jalurnya tidak terlalu menanjak sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus melakukan pendakian berat.
Namun bagi pecinta petualangan, tersedia pula jalur menuju area puncak yang membutuhkan waktu sekitar satu jam berjalan kaki. Jalur ini didominasi bebatuan besar dan beberapa titik cukup sempit sehingga memerlukan kehati-hatian.
Gunung Besek memiliki ketinggian sekitar 850 meter di atas permukaan laut (mdpl), menjadikannya cocok untuk pendaki pemula yang ingin mencoba sensasi naik gunung.
Baca juga: 5 Rekomendasi Toko Genset di Solo yang Terpercaya, Solusi saat Pemadaman Listrik
Sesampainya di lokasi utama, pengunjung akan langsung disambut panorama alam berupa hamparan perbukitan dan pegunungan yang membentang luas.
Nama Gunung Besek sendiri berasal dari keberadaan batu besar yang bentuknya menyerupai besek, yakni wadah makanan tradisional yang terbuat dari anyaman bambu.
Salah satu daya tarik utama tempat ini adalah tebing batu yang menjorok ke luar.
Dari titik tersebut, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam tanpa halangan sekaligus mengabadikan momen dengan latar belakang pegunungan hijau.
Saat musim hujan, kawasan sekitar tampak hijau dan segar.
Sementara pada musim kemarau, lanskapnya berubah menjadi hamparan perbukitan yang menyerupai savana dengan nuansa eksotis.
Baca juga: Ini 3 Perbedaan Angkringan di Solo dan Yogyakarta, Masing-masing Punya Ciri Khas
Gunung Besek juga menjadi lokasi favorit untuk menikmati matahari terbit maupun terbenam.
Pada pagi hari, sinar matahari yang perlahan muncul dari balik perbukitan menciptakan suasana yang menenangkan. Sementara menjelang sore, cahaya keemasan yang menyinari deretan pegunungan menghadirkan pemandangan yang sangat memukau.
Tak sedikit wisatawan yang datang khusus untuk berburu foto sunrise maupun sunset dari kawasan ini.
Kabar baik bagi wisatawan, Gunung Besek tidak memberlakukan tiket masuk atau biaya simaksi.
Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraan yang berkisar antara Rp10.000 hingga Rp20.000.
Jam operasional wisata ini setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Sebelum berkunjung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan lebih nyaman dan aman:
Dengan panorama alam yang menenangkan, jalur yang relatif mudah, serta spot foto yang instagramable, Gunung Besek menjadi salah satu rekomendasi wisata alam terbaik di Wonogiri untuk menghabiskan akhir pekan. Cocok bagi wisatawan yang ingin healing sejenak sambil menikmati keindahan alam dari ketinggian.
(*)