Veronika Pekei Terpilih sebagai Ketua KMKP IMPT Manokwari Periode 2026-2027
Hans Arnold Kapisa June 25, 2026 05:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Veronika Pekei resmi terpilih sebagai Ketua Keluarga Mahasiswa Kristen Katolik dan Protestan (KMKP) Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari periode 2026–2027.

Pemilihan berlangsung di Sekretariat IMPT Manokwari, dipimpin pengurus KMKP periode sebelumnya, Juven Dogomo dan Vera Wakei.

Kegiatan ini dihadiri Dewan Penasihat Organisasi (DPO), Badan Pengurus (BP) IMPT, serta anggota KMKP yang mengikuti seluruh rangkaian musyawarah pemilihan pengurus baru.

KMKP sebagai wadah pembinaan kerohanian mahasiswa di bawah naungan IMPT menggelar pemilihan kepengurusan untuk melanjutkan program pelayanan dan kegiatan rohani.

Dalam musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan, Veronika terpilih secara aklamasi. Ia akan didampingi oleh Abdan Aso dan Mesak Magai sebagai wakil ketua.

Baca juga: HUT ke-27 IMPT Manokwari Jadi Momentum Refleksi dan Penguatan Intelektual

Veronika menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Ia menegaskan motivasinya bersumber dari dorongan iman, terinspirasi firman Tuhan dalam Matius 7:7: “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”

“Setelah dilantik, fokus utama kami adalah memaksimalkan seluruh kegiatan kerohanian sebagai bentuk tanggung jawab kepada organisasi dan seluruh anggota KMKP,” ujarnya.

Veronika menambahkan, kepengurusan baru akan memperkuat pelayanan rohani, meningkatkan kebersamaan antaranggota, serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan iman dan pembinaan karakter.

Ketua IMPT, Nando Kayame, memberikan apresiasi atas terselenggaranya pemilihan yang berjalan baik dan demokratis. Ia menegaskan BP IMPT akan terus mendukung program KMKP.

Baca juga: Ketua Demisioner IMPT Ingatkan Pengurus Baru Jaga Persatuan Mahasiswa

“Kami dari BP IMPT akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan KMKP dalam bentuk apa pun. Saya berharap seluruh pengurus dan panitia tetap menjaga kekompakan karena itu menjadi modal utama dalam menjalankan organisasi,” katanya.

Hal senada disampaikan perwakilan Pembina, Susan, yang mengingatkan pentingnya tanggung jawab dan keseriusan dalam pelayanan.

Menurutnya, kegiatan kerohanian berperan besar dalam membentuk karakter mahasiswa sehingga harus dijalankan dengan komitmen.

“Jangan main-main dengan tugas pelayanan. Keseimbangan antara kegiatan rohani dan aktivitas lainnya harus terus dijaga agar mahasiswa memiliki kehidupan yang sehat secara spiritual maupun sosial,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.