TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Sorak sorai penonton sesekali pecah di halaman Polsek Sesayap, Jalan Tanah Abang, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara, saat pertandingan Mobile Legend dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 berlangsung, Rabu (24/6/2026) hingga Kamis (25/6/2026) malam.
Pantauan TribunKaltara.com, sejumlah penonton di area pertandingan untuk menyaksikan jalannya laga yang mempertemukan sejumlah tim terbaik dari kalangan masyarakat umum maupun anggota Polri ini didominasi kalangan muda.
Suasana semakin hidup berkat pembawaan komentator yang terus mengulas jalannya pertandingan.
Setiap kali terjadi pertarungan antartim atau perebutan objektif penting dalam permainan, suara komentator terdengar semakin bersemangat sehingga membuat penonton ikut larut dalam ketegangan pertandingan.
Baca juga: Turnamen Mobile Legend Dispora Kaltara, Samseng Esport Juara, Bekuk Sigma Allstar dengan Skor 3-2
Meski berlangsung santai, ekspresi tegang terlihat dari para pendukung di Turnamen Mobil Legend yang fokus memperhatikan layar pertandingan.
Beberapa di antaranya bahkan spontan bersorak ketika tim jagoannya berhasil memenangkan pertarungan atau membalikkan keadaan di tengah permainan.
Wakapolres Tana Tidung, AKP Atos Pramono, mengatakan turnamen esport tersebut menjadi salah satu cabang perlombaan yang berbeda dibandingkan perlombaan lainnya dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Pasalnya, peserta yang berhasil menjadi juara nantinya akan berkesempatan melanjutkan kompetisi hingga tingkat yang lebih tinggi.
“Jadi memang lomba esport ataupun Mobile Legends ini kalau yang lainnya dia tidak sampai ke tingkat pusat, tapi untuk esport ini nanti juara 1, 2 dan 3 akan dikirim ke Polda. Nanti di Polda dilombakan lagi, pemenang 1, 2 dan 3 akan dikirim ke Mabes,” ujar Atos kepada TribunKaltara.com, Kamis (25/6/2026).
Baca juga: Ibu dan Anak Ikut Ramaikan Turnamen Mobile Legend Dispora Kaltara, Hobi Keluarga Isi Waktu Luang
Menurutnya, esport saat ini tidak hanya dipandang sebagai permainan semata, tetapi juga membutuhkan keterampilan dan kemampuan khusus yang tidak dimiliki semua orang.
Karena itu, pihaknya mendukung generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui kegiatan yang positif.
“Disamping itu juga kalau yang namanya esport ini kan membutuhkan yang namanya skill, tidak semua orang juga mampu untuk mengikuti kegiatan itu. Jadi termasuk kita juga mendukung anak-anak ini supaya memiliki kegiatan yang lebih positif,” katanya.
Ia menilai keterampilan yang dimiliki para pemain esport juga dapat menjadi modal untuk meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi.
“Saya yakin anak-anak ini kalau memang betul-betul serius bahkan dia bisa menguasai IT, karena memang butuh keterampilan,” ujarnya.
Selain melatih kemampuan individu, menurut Atos, permainan Mobile Legends juga mengajarkan pentingnya kerja sama tim dalam mencapai tujuan bersama.
“Kita bisa bermain HP, tapi kalau bermain game kan tidak sendiri. Ini harus ada tim, kalau main sendiri tidak seru juga kan,” katanya.
Melalui kompetisi tersebut, para peserta dituntut untuk menyatukan strategi, membangun komunikasi dan menjaga kekompakan selama pertandingan berlangsung.
“Jadi mereka belajar tentang kekompakan, menyatukan visi mereka. Kadang banyak juga yang bahkan lebih kompak ke hal yang negatif, tapi ini kita berusaha bagaimana menimbulkan yang positifnya,” ungkapnya.
Turnamen tersebut diikuti delapan tim dengan total sekitar 40 peserta yang berasal dari anggota Polri maupun masyarakat umum di Kabupaten Tana Tidung.
Mayoritas peserta berasal dari kalangan Generasi Z dengan rentang usia 18 hingga 22 tahun.
“Ini pesertanya umum, ada yang dari Polri sendiri dan ada juga yang dari warga sini. Rata-rata Gen Z, kita juga kerja sama dengan Pemda dalam hal ini Kominfo, ya berkolaborasi lah,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak sehingga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat mereka secara positif.
“Nanti ke depannya kalau memang ada ulang tahun atau apa, bisa dilombakan lagi,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayanti