- Militer Iran (IRGC) mewanti-wanti agar sejumlah kapal yang ingin melintasi Selat Hormuz untuk tetap melakukan izin sesuai aturan.
IRGC mengingatkan untuk tidak melintasi Selat Hormuz tanpa izin, sebab kapal-kapal yang tidak mematuhi aturan akan ditindak.
Peringatan itu disampaikan Iran karena menurut negara tersebut jalur Selat Hormuz belum sepenuhnya aman untuk pelayaran.
IRGC mengatakan jalur Selat Hormuz yang aman hanya melalui rute yang telah ditentukan otoritas.
Kapal-kapal yang hendak melintas disarankan tidak melewati jalur baru yang tidak dikoordinasikan oleh mereka.
"Satu-satunya rute resmi untuk melintasi Selat Hormuz adalah rute yang diumumkan oleh Republik Islam Iran," bunyi pernyataan IRGC, seperti dikutip Kamis (25/6/2026).
IRGC menegaskan bahwa kapal-kapal wajib berkoordinasi dengan angkatan laut melalui Saluran Maritim Internasional.
IRGC memperingatkan bahwa setiap pelanggar akan menghadapi sanksi berupa tindakan dari militer Iran.
Adapun Selat Hormuz merupakan jalur vital yang hingga kini pengelolaannya masih menjadi perdebatan antara Amerika Serikat dan Iran.
Iran mengklaim pihaknya berencana untuk memberlakukan biaya layanan maritim.
Sementara Amerika Serikat berpendapat bahwa Selat Hormuz merupakan jalur perairan internasional yang tidak boleh dikenakan biaya.
Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz terus berjalan namun belum mencapai kesepakatan akhir.