TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Hari kedua pelaksanaan program BI Mengajar berlangsung di Universitas Kaltara (Unikaltar) Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (25/6/2026).
Sama seperti hari pertama, BI Mengajar hari ini juga diikuti sekitar 100 mahasiswa dan mahasiswi yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Program Edukasi yang menjadi agenda rutin Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltar yang bekerja sama dengan TribunKaltara.com ini kembali menyasar kalangan mahasiswa sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman ekonomi moneter.
Pada periode ini, BI Mengajar digelar di dua perguruan tinggi di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan yakni STIE Bulungan Tarakan (Bultar) dan Universitas Kaltara (Unikaltar).
Baca juga: Hari Pertama BI Mengajar di STIE Bultar, Ratusan Mahasiswa Antusias Belajar Keuangan Digital
Pelaksanaan BI Mengajar di Unikaltar berlangsung kondusif dan lancar.
Sejak awal kegiatan, peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi yang disampaikan pemateri. Bahkan sejumlah mahasiswa tampak bersemangat mengajukan pertanyaan maupun memberikan tanggapan terhadap materi yang dipaparkan.
Keseruan semakin terasa saat peserta mengikuti post-test yang disiapkan panitia.
Para mahasiswa dan mahasiswi dengan nilai tertinggi berkesempatan mendapatkan voucher dari Bank Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas pemahaman materi yang telah diterima.
Sebelum memasuki sesi utama, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal mahasiswa terkait berbagai isu keuangan, khususnya keuangan digital yang saat ini terus disosialisasikan oleh Bank Indonesia.
Baca juga: BI Mengajar, Beri Pemahaman Pentingnya Literasi Keuangan dan Ekonomi Bagi Mahasiswa Unikaltar
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dan mahasiswi mendapatkan beragam materi, mulai dari pemahaman sistem keuangan digital, perlindungan konsumen, hingga edukasi mengenai berbagai modus penipuan yang marak terjadi di tengah masyarakat.
Tidak hanya itu, peserta juga diajak memahami ekonomi moneter serta peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Mahasiswa Fisipol Unikaltar, Christin, mengaku puas mengikuti kegiatan BI Mengajar karena mendapatkan banyak pengetahuan baru yang relevan dengan kondisi saat ini.
Menurutnya, materi mengenai keuangan digital dan berbagai modus penipuan menjadi salah satu pembahasan yang paling menarik.
“Banyak ilmu baru yang saya dapatkan, terutama terkait sistem keuangan digital dan bagaimana mengenali berbagai modus penipuan yang saat ini sering terjadi. Kami juga diberikan pemahaman tentang cara mengantisipasi dan mencari solusi jika menghadapi kasus seperti itu,” ujarnya.
Christin menambahkan, melalui kegiatan tersebut dirinya juga menjadi lebih memahami tugas dan fungsi Bank Indonesia serta kondisi perekonomian Indonesia saat ini.
“Jadi sekarang lebih paham tentang peran Bank Indonesia dan bagaimana kebijakan yang diambil berpengaruh terhadap ekonomi di Indonesia,” katanya.
Ia berharap kegiatan rutinan BI ini tetap dilaksanakan di kampusnya. Sehingga mahasiswa lainnya yang belum berkesempatan mengikuti hari ini dapat dijadwalkan diwaktu selanjutnya.
"Harapanya BI tetap memilih kami sebagai mahasiswanya dalam agenda BI Mengajar di kesempatan berikutnya," Tandasnya.
Program BI Mengajar diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan mahasiswa sekaligus membekali generasi muda dengan pemahaman yang lebih baik mengenai ekonomi, sistem pembayaran digital, serta perlindungan diri dari berbagai bentuk kejahatan keuangan yang terus berkembang.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu