SURYA.CO.ID, SURABAYA - Proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya, Jawa Timur (Jatim), telah memasuki hari ke-25 pada Kamis (25/6/2027).
Hingga Kamis petang, sebanyak 93 kloter dari total 116 kloter telah berhasil kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Data dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, mencatat total 35.216 jemaah dan petugas telah tiba di Indonesia.
Angka itu merepresentasikan 80 persen dari total 44.000 orang yang dijadwalkan kembali melalui jalur debarkasi tersebut, menyisakan 20 persen jemaah yang masih dalam perjalanan.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad Asadul Anam, menyatakan bahwa proses pemulangan hingga saat ini berjalan dengan aman, tertib dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
"Seluruh layanan pemulangan terus kami optimalkan agar jemaah dapat kembali ke daerah masing-masing dengan nyaman, aman dan lancar hingga ke kampung halaman," ujar Anam dalam keterangan resminya.
Di balik kelancaran proses pemulangan, terdapat tantangan kesehatan bagi sejumlah jemaah.
Sebanyak 13 jemaah asal Jawa Timur dilaporkan belum dapat dipulangkan bersama kloternya, karena harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi.
Anam menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi jemaah yang sakit.
"Kami terus memantau perkembangan jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi melalui koordinasi dengan petugas kesehatan dan otoritas terkait. Semoga seluruh jemaah yang sedang sakit segera pulih dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga di Tanah Air," tambahnya.
Selain itu, PPIH mencatat terdapat enam jemaah yang wafat selama periode pemulangan, dengan rincian:
Berikut daftar jemaah yang wafat:
Kesimpulannya, pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya berjalan lancar dengan 80 persen jemaah telah tiba, sementara penanganan medis bagi jemaah sakit terus dipantau intensif oleh PPIH.