Adhyaksa Kalteng FC Bersiap Hadapi Super League: Sponsor Baru Masuk, Skuad Dirombak
Hasiolan Eko P Gultom June 25, 2026 09:57 PM

Adhyaksa Kalteng FC Bersiap Hadapi Super League: Sponsor Baru Masuk, Skuad Dirombak

 

TRIBUNNEWS.COM - Adhyaksa Kalteng FC memasuki fase penting menjelang debut mereka di Super League 2026/2027.

Setelah memastikan promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, klub kini mulai membangun fondasi baru, mulai dari penguatan finansial, penetapan markas permanen, hingga perombakan besar-besaran skuad untuk menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat.

Langkah terbaru datang dari kerja sama strategis dengan Bank Kalteng yang resmi menjadi sponsor klub.

Baca juga: Adhyaksa FC Resmi Berkandang di Kalimantan Tengah: Potensial Ganti Nama Jadi Kalteng Football Club

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Kalteng Maslipansyah dan Presiden Klub Adhyaksa FC Eko Setyawan di Kantor Pusat Bank Kalteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kerja sama ini menjadi salah satu modal penting bagi Adhyaksa Kalteng FC yang tengah bersiap menjalani musim bersejarah di level tertinggi sepak bola nasional.

"Sepak bola memiliki kemampuan menyatukan masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi," kata Maslipansyah.

Menurutnya, dukungan Bank Kalteng tidak hanya ditujukan untuk mendukung prestasi klub, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Tengah melalui aktivitas olahraga.

Tuah Pahoe Resmi Jadi Markas Super League di Kalimantan Tengah

Selain mendapat dukungan sponsor baru, Adhyaksa Kalteng FC kini telah memastikan Stadion Tuah Pahoe di Palangka Raya sebagai markas resmi mereka untuk mengarungi Super League musim 2026/2027.

Keputusan ini menjadi momen penting bagi sepak bola Kalimantan Tengah dan Stadion Pahoe sejak bubarnya klub Kalteng Putra. 

Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat daerah tersebut akan memiliki klub yang tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional dengan markas yang berada langsung di wilayah mereka.

Penetapan Stadion Tuah Pahoe juga menjadi bagian dari upaya membangun identitas klub yang lebih dekat dengan masyarakat Kalimantan Tengah.

Presiden Klub Eko Setyawan sebelumnya menyebut Kalimantan Tengah memiliki banyak talenta muda yang berpotensi berkembang menjadi pemain profesional bahkan memperkuat Timnas Indonesia.

Kehadiran Adhyaksa Kalteng FC di Palangka Raya diharapkan dapat menjadi jembatan bagi pembinaan pemain-pemain lokal tersebut.

Di luar aspek olahraga, kehadiran pertandingan Super League juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM, transportasi, perhotelan, hingga industri kreatif yang terkait dengan penyelenggaraan pertandingan.

Perombakan Besar, 16 Pemain Dilepas

Di sisi teknis, pekerjaan rumah terbesar Adhyaksa Kalteng FC saat ini adalah membangun skuad baru yang siap bersaing di Super League.

Sebagai tim promosi, manajemen memilih melakukan perombakan signifikan dengan melepas 16 pemain sekaligus pada awal Juni lalu.

Beberapa nama yang meninggalkan klub merupakan pemain berpengalaman di kompetisi nasional, seperti Arif Satria, Miftahul Hamdi, dan Hasim Kipuw.

Selain itu, pemain yang dilepas antara lain Dedi Hartono, C Bhagascara, Aaron, Diaz, Kadir Toyo, Razan Akbar, Syehabudin, Chairil Zul, Roy Sandi, Andreas, Rangga Widiansyah, Rafi Angga, dan Bufon Sugandi.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pelatih Ade Suhendra dan manajemen ingin membentuk komposisi tim yang lebih sesuai dengan kebutuhan kompetisi Super League.

Bursa Transfer Jadi Penentu

Perombakan skuad dalam skala besar membuat Adhyaksa Kalteng FC kini menjadi salah satu klub yang paling dinanti pergerakannya di bursa transfer.

Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai pemain baru yang direkrut.

Namun dengan banyaknya posisi yang kosong, klub diperkirakan akan aktif mencari tambahan kekuatan di hampir semua lini.

Sebagai tim promosi, Adhyaksa Kalteng FC membutuhkan keseimbangan antara pemain berpengalaman yang memahami atmosfer Super League dan pemain muda yang memiliki energi serta potensi berkembang.

Dukungan finansial dari sponsor baru diharapkan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi klub dalam menyusun skuad yang kompetitif.

Tantangan Musim Perdana

Promosi ke Super League memang menjadi pencapaian besar setelah Adhyaksa FC mengalahkan Persipura Jayapura 1-0 dalam laga play-off promosi musim lalu. Namun tantangan sesungguhnya baru akan dimulai.

Sejarah kompetisi menunjukkan banyak tim promosi kesulitan mempertahankan konsistensi ketika menghadapi klub-klub yang memiliki pengalaman lebih panjang di kasta tertinggi.

Karena itu, keberhasilan Adhyaksa Kalteng FC musim depan tidak hanya ditentukan oleh hasil di lapangan, tetapi juga oleh kualitas rekrutmen pemain, stabilitas manajemen, serta dukungan suporter yang akan memenuhi Stadion Tuah Pahoe.

Dengan markas baru yang telah resmi ditetapkan, dukungan sponsor yang masuk, dan proses pembangunan skuad yang sedang berjalan, Adhyaksa Kalteng FC kini memasuki babak baru sebagai wajah baru sepak bola Kalimantan Tengah di panggung Super League Indonesia.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.