Peran Ayah di Kejahatan Taufik Hidayat, Pria Potong Bibir Wanita, Bela Anak Meski Salah: Ganteng
Vivi Febrianti June 26, 2026 12:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ayah Taufik Hidayat (39), pria yang sekap dan aniaya Yuvita Tri Rezeki (29) rupanya punya peran dalam tabiat buruk sang anak.

Rupanya sejak kecil, Taufik Hidayat kerap membuat kerusuhan di lingkungan rumahnya.

Ia dianggap sebagai anak yang berani melawan teman bahkan ayahnya sendiri.

Apalagi tabiat buruk Taufik sejak kecil itu tidak dicegah oleh sang ayah.

Ayahnya, Tata, justru kerap membela Taufik Hidayat meski tahu anaknya salah.

Taufik bahkan terlalu dimanja hingga jadi anak kesayangan.

Bahkan setelah Taufik memukulnya menggunakan kayu, Tata masih saja memaafkan sang anak, bukannya bertindak tegas.

Menurut Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kusnaedi, 

Taufik sejak kecil memang dikenal sebagai anak yang nakal.

"Waktu kecil pas ngaji juga minum obat (obat-obatan terlarang). Udah gede gak ada yang mau temenan, pada takut, orangnya brutal, udah kelihatan dari kecilnya juga," kata Kusnaedi dikutip dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis (25/6/2026).

Kusnaedi juga jadi pihak yang mengurusi kasus pidana yang dilakukan oleh Taufik Hidayat sepuluh tahun yang lalu.

"Pernah ditahan kasus penganiayaan dan penggelapan motor, saya yang ngurusin. Motor orang Garut. Pernah ditahan di Polres Rancaekek, divonis 1,5 tahun dipenjara," jelasnya.

Kemudian setelah itu Kusnaedi pun mengaku tidak pernah bertemu lagi dengan Taufik selama sepuluh tahun.

Menurut dia, perilaku Taufik yang brutal itu diakibatkan terlalu dimanja oleh ayahnya.

"Kalau ribut sama tetangga suka dibela ayahnya, jadi kesayangan," kata dia.

Sang ayah, Tata mengaku pernah dipukul oleh Taufik Hidayat.

Penyebabnya pun sepele, yakni karena Taufik ingin makan namun tidak ada apa-apa di rumahnya.

Baca juga: Alasan Dedi Mulyadi Tak Beri Uang Sayembara Taufik Hidayat ke Dadang : Peran Polda Paling Besar

"Saya pernah dipukul kepala pakai kayu. Waktu itu saya lagi macul di sawah, dia di rumah lagi nganggur, mau makan gak ada apa-apa," tutur Taufik.

Selain bekerja di sawah, Taufik juga yang memasak untuk makan anak-anaknya.

"Dia datang ke sawah, langsung mukul, ngagebru (jatuh). Untung saya ada temen dua, mau mukul lagi dihalangin," ucapnya.

Kemudian setelah itu, kata dia, Taufik sempat kabur dan tak pulang ke rumah selama seminggu.

"Dia pergi kabur, gak balik lagi ke rumah. Kabur seminggu, datang lagi, minta maaf sambil nangis. Kapoekan (khilaf) katanya," ucap Tata lagi.

Dedi Mulyadi pun penasaran kenapa Tata begitu membela sang anak meski perilakunya tak baik.

Rupanya menurut Tata, Taufik adalah anaknya yang paling ganteng.

"Soalnya ganteng dia mah gak kayak yang lain," ujar Tata sambil tersenyum.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.