Piala Dunia 2026 Vs Ganja: Antara Sepakbola dan Ruang Gawat Darurat
GH News June 26, 2026 12:09 AM
Seattle -

Piala Dunia 2026 membawa turis berserak di setiap sudut Amerika Serikat, termasuk Negara Bagian Washington. Mereka datang untuk dua misi, nonton sepakbola dan ganja.

Sebagai salah satu wilayah pelopor di Amerika Serikat, Negara Bagian Washington telah melegalkan penggunaan ganja untuk keperluan rekreasional bagi orang dewasa sejak tahun 2012.

Legalitas ini menciptakan pasar retail yang besar dan terbuka lebar, di mana berbagai produk ganja dapat dibeli secara bebas di toko-toko berizin resmi, seperti dikutip dari pada Kamis (25/6/2026).

Namun, status hukum yang longgar ini memicu tantangan baru, terutama ketika wilayah tersebut kedatangan gelombang turis internasional dalam jumlah besar yang belum terbiasa dengan regulasi maupun kekuatan produk ganja setempat.

Terkait hal tersebut, Departemen Kesehatan Negara Bagian Washington (WADOH) memberikan peringatan kepada ratusan ribu turis Piala Dunia bahwa konsumsi ganja lokal berisiko membawa mereka ke ruang gawat darurat. Peringatan ini disisipkan dalam panduan wisata resmi, mengingat Seattle tengah bersiap menyelenggarakan empat pertandingan tambahan di Lumen Field.

Melalui panduan bertajuk "Informasi untuk Pengunjung FIFA", WADOH mengimbau para pelancong bahwa ganja yang beredar di Washington memiliki kadar konsentrasi yang jauh lebih kuat dibandingkan yang biasa mereka temui di tempat lain. Pihak departemen awalnya sempat menyatakan adanya lonjakan kunjungan ke rumah sakit akibat masalah ganja seiring membludaknya turis. Belakangan klaim data tersebut dihapus karena belum terverifikasi secara akurat.

Pemerintah setempat juga mengingatkan agar pengunjung lebih berhati-hati karena tingkat potensi efek samping ganja sangat bervariasi. Pejabat kesehatan King County menambahkan bahwa produk makanan olahan ganja () umumnya dijual dalam takaran 10 miligram.

Padahal efeknya sudah bisa dirasakan hanya dengan konsumsi 2,5 miligram saja. Oleh karena itu, wisatawan disarankan untuk mengambil sebagian kecil saja dan menunggu setidaknya 90 menit.

Di sisi lain, kebijakan longgar dari faksi Demokrat di Washington yang mempermudah aturan iklan ganja sempat dikritik para dokter yang khawatir akan bahaya produk berkadar THC tinggi. Guna menjaga keselamatan publik, negara bagian tersebut menegaskan agar wisatawan tidak mencampur ganja dengan alkohol dan melarang keras mengemudi setelah mengonsumsinya.

Peringatan lengkap ini tertuang langsung dalam panduan resmi bagi pengunjung. Jadwal pertandingan Piala Dunia FIFA berikutnya di Seattle sendiri akan mempertemukan Qatar melawan Bosnia & Herzegovina pada 24 Juni jam 12 siang, disusul Mesir kontra Iran pada 26 Juni jam 8 malam. Setelah itu, dua laga penutup fase gugur di Seattle akan bergulir pada babak 32 besar tanggal 1 Juli dan babak 16 besar tanggal 6 Juli, yang berpotensi kembali menampilkan Tim Nasional Pria AS.

"Potensi dapat bervariasi tergantung produknya, jadi penting untuk mengetahui apa yang Anda gunakan. Mulailah dengan dosis rendah dan perlahan-lahan tingkatkan. Ingat, ganja yang dimakan dapat membutuhkan waktu hingga tiga jam untuk berefek dan dapat bertahan hingga 24 jam," tulis departemen tersebut dalam panduannya.

Bonauli
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.