Bunda Omi: Jadi Anggota DPR RI Akibat Kena Karma, Dulu Benci karena Anggap Anggota Dewan Arogan
tarso romli June 26, 2026 12:27 AM

 

Ringkasan

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bunda Omi atau Romiana Hidayati Sumadi bagikan kisah inspiratifnya bisa menjadi anggota DPR RI saat ini akibat karma.

Dulunya Bunda OMI mengakui dirinya benci  sangat benci dengan anggota DPR RI karena dianggap anggota dewan arogan mau menang sendiri mau debat sendiri tidak mau mendengar suara rakyat.

Begitulah sosok anggota DPR yang ada dalam gambarannya selama ini sehingga dia enggan terjun ke dunia politik mengikuti jejak sang ibu.

Namun takdir berkata lain, akhirnya dia kini menjadi anggota DPR RI dan dia merasa itu adalah karma.

"Benar kata pepatah jangan benci dan kelewat benci, nanti bisa suka dan ini terbukti seperti karma rasanya," ujar Bunda Omi saat menjadi narasumber podcast women corner wanita inspirasi Sumsel yang digelar Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel di Venue Kebun Gede Palembang, Kamis (26/6/2026).

Baca juga: Hj Heppy Safriani, Bidan Desa yang Kini Berjuang Dampingi Suami Majukan Empat Lawang

Bunda Omi mengisahkan awal mula terjun ke dunia politik karena dia punya organisasi dan ingin membantu masyarakat sekitar dengan menggerakkan program anti stunting karena dianggap bagus dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Namun niat baik saja ternyata tidak cukup karena saat menjalankan program stunting justru ada tantangan besar yang sulit dilalui yakni ketika minta data real anak stunting di puskesmas.

Terbentur data karena saat diminta tidak  diberikan, bahkan dicurigai untuk hal yang tidak baik sehingga akhirnya tidak ada datanya.

Oleh sebab itu dia memaksimalkan data stunting dari kader posyandu saja karena dia adalah bunda Posyandu juga.

Karena terbentur birokrasi itulah kemudian dia didorong oleh kakaknya agar jadi anggota DPR RI agar program dan niat baiknya bisa berjalan dengan baik.

Namun, awalnya Bunda Omi merasa berat dan enggan terjun ke dunia politik sebab dia merasa dia hanya sosok biasa-biasa saja tidak suka tampil di muka umum, tidak mencolok dan tidak pernah merasa perlu sorotan panggung.

Apalagi selama ini dia adalah pengusaha dekorasi yang hanya bertugas mendekor panggung dan bekerja di balik layar sehingga merasa enggan untuk tampil di muka umum.

"Kakak bilang sampai kapan pun upaya saya mengentaskan stunting itu pasti akan terbentur karena tidak punya alasan bagi pihak lain untuk memberikan data, oleh sebab itu jika ingin niat itu berjalan maka harus jadi anggota DPR karena punya kepentingan dan power untuk meminta data tersebut," terangnya.

Namun karena niat baiknya mengentaskan stunting itulah membuatnya kemudian coba-coba terjun ke dunia politik dan bersyukur akhirnya terpilih diamanahkan jabatan ini.

"Akhirnya niat saya ingin mengentaskan stunting tersebut bisa terlaksana karena tidak lagi terkendala data," bebernya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.