Bukan Balas Dendam, Ini Alasan Sarwendah Bawa Masalah Keluarga ke KPAI dan Komnas Perempuan
Hironimus Rama June 26, 2026 08:28 AM

Laporan Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Sebelum Ruben Onsu Mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), rupanya Sarwendah sudah lebih dulu melakukannya di tempat yang sama.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu menyampaikan bahwa kliennya sudah membuat aduan lebih dulu ke KPAI, melalui surat.

Ruben diketahui mendatangi KPAI pada Senin (22/6/2026), mengadukan Sarwendah soal hak asuh anak.

"Perlu kami sampaikan bahwa sebenarnya kami telah mengirimkan surat ke KPAI tertanggal 21 Juni dengan agenda meminta audiensi," kata Chris Sam Siwu ketika ditemui di Gedung KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

"Lalu kami juga melakukan pengaduan tanggal 22 pagi jam 10.00," sambungnya.

Chris membeberkan bukti dari sikap kooperatif wanita yang akrab disapa Wenda. Salah satu momen krusial terjadi sesaat sebelum Ruben bertolak ke tanah suci untuk beribadah umrah.

Sarwendah Tan secara inisiatif memboyong anak-anak mereka yang baru saja mendarat dari Singapura, menunggu Ruben agar bisa menemui sang ayah sebelum melakukan penerbangan.

"Jadi ditunggulahlah biar bisa bertemu bapaknya. Artinya pertemuan itu sebenarnya sederhana dan mudah, tidak sulit. Ya itu diinisiasi oleh Sarwendah," ucapnya.

Mengenai kedatangan ke Komnas Perempuan usai bertemu Ruben, Chris menyebut bukan untuk membalas perbuatan mantan suaminya.

Wanita berusia 36 tahun ini diungkap Chris hanya untuk menggunakan haknya sebagai warga negara Indonesia.

"Ya karena kasihan nanti anak-anak melihatnya, 'Ini kenapa orang tuanya terus-terusan begini'. Kami serahkan sepenuhnya kepada lembaga yang pas untuk menilai secara objektif," jelasnya.

Langkah tersebut harus dilakukan Sarwendah, dianggap Chris untuk masa depan anak-anaknya bukan demi keuntungan pribadi. 

"Ini dilakukan supaya Sarwendah memiliki rasa aman, nyaman, dan hak-hak anak menjadi prioritas utama yang harus diselamatkan dari konflik ini," ujar Chris Sam Siwu. (Ari).

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.