TRIBUNNEWS.COM - Kebangkitan Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 ternyata bukan sebuah kejutan bagi Vinicius Junior.
Setelah sempat ditahan imbang pada laga perdana fase grup, Tim Samba mampu bangkit dan mengakhiri penyisihan sebagai juara Grup C sekaligus memastikan tiket ke babak 32 besar.
Kelolosan Brasil ini telah diprediksi oleh Football Enthusiast, Bayu Ajianto dalam dalam Podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Brasil bersama Maroko sangat diunggulkan di Grup C ini. Sementara Haiti bisa dibilang hanya tim hore," kata Bayu Ajianto.
Salah satu sosok penting di balik kebangkitan Brasil adalah Vinicius Junior.
Penyerang Real Madrid itu tampil gemilang saat Brasil menutup fase grup dengan kemenangan 3-0 atas Skotlandia, Kamis (25/6/2026), lewat sumbangan dua gol.
Kini Vinicius mengaku sejak awal tidak pernah meragukan bahwa performanya bersama Timnas Brasil akan terus meningkat.
Pemain berusia 25 tahun itu menyebut peningkatan performanya merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan keyakinan terhadap kemampuannya sendiri.
"Saya pikir ini adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan kepercayaan diri bahwa saya akan berkembang," kata Vinicius, dikutip dari ESPN.
"Karena bakat saya, karena seberapa keras saya bekerja, dan karena semua yang telah saya lakukan di Real Madrid hingga saat ini, saya yakin bahwa ketika waktunya tepat, saya akan tampil lebih baik lagi bersama timnas Brasil," lanjutnya.
Baca juga: Timnas Brasil Menunggu Lawan di 32 Besar Piala Dunia 2026, Samba Alergi Ketemu Belanda
Vinicius juga tak lupa memberikan kredit kepada Carlo Ancelotti yang dinilainya membawa perubahan besar bagi permainan Brasil.
Keduanya memang sudah memiliki hubungan yang erat setelah bekerja sama selama empat musim di Real Madrid.
Menurut Vinicius, pengalaman Ancelotti menjadi salah satu faktor utama kebangkitan Brasil di Piala Dunia 2026.
"Dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia," ujar Vinicius.
"Dia sangat memahami para pemainnya dan beradaptasi dengan sangat baik terhadap mereka. Dia datang ke sini dan memahami bagaimana seharusnya kami bermain."
Vinicius optimistis performa Brasil belum mencapai titik terbaiknya.
Ia yakin Selecao akan terus berkembang seiring berjalannya turnamen.
"Saya pikir itu membuahkan hasil. Kami akan banyak berkembang selama kompetisi. Saya pikir dia akan membantu tim untuk terus maju sepanjang turnamen."
Musim ini Vinicius mencetak 22 gol dan 14 assist bersama Real Madrid.
Kini ia berharap bisa membawa performa apik tersebut untuk membantu Brasil meraih gelar juara dunia.
Vinicius mengaku membela Brasil selalu menjadi impian terbesarnya.
"Tidak ada yang lebih baik daripada kembali ke tempat yang selalu saya impikan, mewakili keluarga saya dan mewakili negara sepenting Brasil," tegasnya.
Ia pun menegaskan target Brasil bukan sekadar lolos ke fase gugur.
"Kami mengejar gelar itu, dan saya pikir tidak ada yang lebih baik dari itu. Saya percaya kami akan terus berkembang. Saya juga akan terus tumbuh dan meningkatkan kemampuan saya sepanjang turnamen," lanjutnya.
Keberhasilan menjadi juara Grup C memastikan Brasil lolos ke fase gugur untuk edisi ke-15 Piala Dunia secara beruntun.
Dengan performa yang terus meningkat, Brasil kini menjadi salah satu kandidat kuat untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026.
Berdasarkan bagan 32 besar Piala Dunia 2026, Brasil akan menghadapi runner-up Grup F di babak 32 besar.
Jika melihat dari live standing di klasemen saat ini, Brasil kemungkinan akan menghadapi Jepang di 32 besar.
Jepang tentu bukan lawan yang mudah, apalagi mereka mampu menahan imbang Belanda dan membantai Tunisia serta memiliki catatan laga uji coba yang positif sebelum Piala Dunia.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)